Kapolri Baru Resmi Dilantik, Novel Baswedan Minta Pelaku Segera Ditangkap
Novel Baswedan mengungkapkan harapannya agar pelaku penyiraman air keras terhadap dirinya dapat segera ditangkap.
"Tadi sudah saya sampaikan kepada Kapolri yang baru, saya beri waktu sampai awal Desember," ungkap Jokowi.
Sebelumnya Idham Azis juga telah menyatakan akan segera menunjuk Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Polri baru untuk mengungkap kasus Novel Baswedan setelah ia resmi dilantik sebagai Kapolri.
"Begitu dilantik, saya akan menunjuk Kabareskrim baru dan nanti saya akan beri dia waktu untuk segera mengungkap kasus itu," ungkap Idham Azis pada Rabu (30/10/2019) seusai menjalani fit and proper test calon Kapolri.
Sementara itu Kadiv Humas Polri, Irjen M. Iqbal menyatakan Polri telah menemukan hal signifikan terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK itu.
"Kabareskrim baru akan diperintahkan untuk segera menuntaskan kasus Novel Baswedan. Tim teknis terus bekerja secara maksimal sampai saat ini, tanpa henti untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Perlu digaris bawahi, ada hal-hal yang sangat signifikan yang sudah kami dapat mengenai kasus tersebut. Doakan saja semoga kami bisa segera mengungkap kasus tersebut," ungkap Irjen M. Iqbal.
(TribunPalu.com/Clarissa Fauzany Priastuti)
Pesan untuk Idham Azis yang Resmi Dilantik Jadi Kapolri, dari Joko Widodo hingga Tito Karnavian
TRIBUNPALU.COM - Idham Azis resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Kapolri baru di Istana Negara, Jumat (1/11/2019) pukul 09.30 WIB.
Idham Azis dilantik setelah dinyatakan lolos uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test.
Posisi Idham Azis menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Purnawirawan Tito Karnavian yang ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Kabinet Indonesia Maju.
Dilansir Tribunnews.com dari YouTube Sekretariat Presiden, pengangkatan Idham Azis sebagai Kapolri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97 Tahun 2019 Tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian RI.
Keputusan Presiden ini mulai berlaku sejak saat pelantikan pejabat pada Jumat (1/11/2019).
Jokowi kemudian menanyakan kesediaan Idham untuk diambil sumpahnya.
Lulusan Akpol 1988 itu menyatakan bersedia.
"Sebelum saudara mengucapkan sumpah di hadapan tuhan Yang Maha Esa berkenanaan dengan pelantikan dengan jabatan ini harap dijawab pertanyaan saya," ucap Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/novel-baswedan-kpk.jpg)