ACT Sulteng Salurkan Bantuan 2 Ton Beras ke Pondok Pesantren di Sigi dan Donggala

Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Sulawesi Tengah mendistribusikan 2 ton beras ke dua pondok pesantren di Sulteng.

ACT Sulteng Salurkan Bantuan 2 Ton Beras ke Pondok Pesantren di Sigi dan Donggala
ACT
Kepala Cabang ACT Sulteng Nurmarjani Loulembah, menyerahkan bantuan beras kepada Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Mustafa Lil Khairaat ustaz Ahmad Zaini, Selasa (5/11/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Sulawesi Tengah mendistribusikan 2 ton beras ke dua pondok pesantren di Sulteng.

Dua pesantren yang mendapat distribusi beras itu tersebar di Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala.

Yakni Pesantren Raudhatul Musthafa Lil Khairaat yang terletak di Desa Kanuna, Kabupaten Sigi dan Nahdlatul Khairaat yang berlokasi di Desa Labuan, Kabupaten Donggala.

"Ini disalurkan melalui Program Beras Untuk Santri Indonesia atau Program Berisi," ujar Kepala Cabang ACT Sulawesi tengah, Nurmarjani Loulembah, saat berada di Kota Palu, Selasa (5/11/2019) siang.

Bantuan beras tersebut merupakan ikhtiar dari ACT untuk membantu kebutuhan pangan di pondok pesantren saat bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.

Program itu lanjut Nurmarjani, dikhususkan untuk bantuan ke pondok pesantren yang masih membutuhkan uluran tangan para dermawan.

Menurut Nani, sapaannya, para santri itu merupakan generasi penerus bangsa yang belajar di tempat yang metode pendidikanya khusus membina ahlak, yang nantinya akan mereka implementasikan di tengah-tengah masyarakat.

Secara nasional kata Nani, di tahap pertama ini ACT mendistribusikan 100 ton beras untuk 100 pesantren yang tersebar di Indonesia, termasuk di Sulteng.

Sebelum mendistribuskan beras, Tim ACT Sulawesi Tengah melakukan asesment ke sejumlah pesantren yang ada di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala agar bantuan tersebut tepat sasaran.

“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para santri untuk menimba ilmu, sehingga kedepanya para santri ini dapat menjadi penerus bangsa kedepanya," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved