Kabar Tokoh

Tetangga Novel Baswedan Heran dengan Tudingan Dewi Tanjung Soal Rekayasa Kasus Air Keras

"Bayangkan, (Novel) berapa kali operasi, harus berapa kali mengalami pencopotan gusi, kok masih dituduh merekayasa," ujar Yudha

Tetangga Novel Baswedan Heran dengan Tudingan Dewi Tanjung Soal Rekayasa Kasus Air Keras
kompas.com/RINDI NURIS VELAROSDELA
Dewi Tanjung 

TRIBUNPALU.COM - Yasri Yudha Yahya, pria yang mengaku sebagai tetangga penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan, merasa heran dengan sikap politisi PDI Perjuangan, Dewi Tanjung, yang melaporkan Novel atas tuduhan merekayasa kasus penyiraman air keras.

Karena itu, Yudha yang mengaku melihat langsung kondisi Novel setelah disiram air keras melaporkan Dewi ke Polda Metro Jaya.

"Bayangkan, (Novel) berapa kali operasi, harus berapa kali mengalami pencopotan gusi, kok masih dituduh merekayasa," ujar Yudha seusai melaporkan Dewi di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Minggu (17/11/2019).

Politisi PDIP Tuding Kasus Novel Baswedan Rekayasa, Tagar #TangkapDewiTanjung Trending di Twitter

Isu Rekayasa Penyerangan Novel Baswedan Disebut KPK sebagai Pengalih Perhatian

Yudha mengaku mendengar teriakan Novel seusai disiram air keras pada 11 April 2017.

Dia melihat kondisi Novel tepat seusai diserang. Yudha pun memberikan pertolongan pertama kepada Novel dengan menyiram wajah Novel di tempat wudhu masjid di dekat kompleks kediaman mereka.

Dia juga membawa Novel ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Saya orang yang mengetahui secara jelas, matanya itu tidak ada bola hitam, semuanya putih. Coba Anda bayangkan, semuanya putih, kira-kira orang mau enggak merekayasa kejadian untuk merusak matanya sendiri?" kata Yudha.

"Yang sampai dengan saat ini Anda lihat bahwa Novel sudah cacat seumur hidup, coba, kira-kira wajar enggak kalau dia dibilang merekayasa kejadian itu," kata dia.

Yudha didampingi tim advokasi Novel saat melaporkan Dewi ke Mapolda Metro Jaya.

Laporannya diterima polisi dengan nomor laporan LP/7408/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum.

Anggota tim advokasi Novel yang mendampingi Yudha, Muhammad Andi Rizaldi, menuturkan, laporan Yudha dilengkapi dengan sejumlah bukti berupa pernyataan pejabat polisi soal kasus penyiraman air keras terhadap Novel.

"Kami sudah memiliki bukti yang cukup dan kuat, banyak pernyataan dari Kapolri maupun juga dari Kapolda Metro Jaya dan yang paling penting adalah pernah ada pernyataan dari Presiden di Jakarta Eye Center yang menyatakan bahwa mata Novel itu terkena cairan berupa asam," ucap Andi.

Diberitakan sebelumnya, Dewi Tanjung melaporkan Novel ke Polda Metro Jaya, Rabu (6/11/2019).

Dewi melaporkan Novel karena Novel dianggap telah merekayasa peristiwa penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa..."",

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved