Sulteng Hari Ini

Pemerintah Provinsi Klaim Penderita Stunting di Sulteng Menurun

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengklaim jumlah penderita stunting di wilayahnya menurun.

DOK HUMAS PEMPROV SULTENG
Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menghadiri giat Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi, di Kota Palu, Senin, (18/11/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengklaim jumlah penderita stunting di wilayahnya menurun.

Hal itu dikatakan Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola, saat menghadiri giat Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi, di Kota Palu, Senin, (18/11/2019) siang.

Gubernur Longki menyampaikan, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, penderita stunting di Sulawesi Tengah pada angka 41 persen.

Namun pada Riskesdas tahun 2018 angka stunting Sulawesi Tengah turun menjadi 32,5 persen.

Data elektronik pencegahan laporan gizi berbasis masyarakat Sulawesi Tengah dengan sasaran balita.

Hasil entry data sasaran 73,6 persen dari data jumlah balita real menunjukkan angka stunting balita ter entry tinggi badan per umur pada angka 22,9 persen.

Pria yang Kedapatan Bawa Pisau di Polda Sulteng Tak Terkiat Jaringan Teroris

Polda Sulteng Amankan Pria yang Bawa Senjata Tajam Berupa Pisau di Mapolda

"Sulawesi Tengah terjadi penurunan angka stunting yang luar biasa dari 32 persen turun menjadi 22,9 persen, semoga angka total populasi ini akan bisa dicapai 100 persen pada akhir tahun akan datang," ujar Gubernur Sulteng Longki.

Gubernur Longki menjelaskan, keseriusan pemerintah Sulawesi Tengah terhadap aksi intervensi penurunan stunting telah dilakukan dengan memasukkan program dan kegiatan terkait pada dokumen perencanaan.

Seperti dokumen perubahan rencana pembangunan jangka menengah daerah Sulawesi Tengah tahun 2016-2021.

Juga rencana aksi daerah pangan dan gizi Sulawesi Tengah tahun 2015-2019 yang saat ini dilakukan penyusunan kembali untuk periodisasi tahun 2020-2024.

"Serta rencana aksi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan tahun 2018-2021," terangnya. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved