Liga 1 2019
Pidato Perpisahan Bambang Pamungkas kepada Persija: Lelaki Sejati Tidak Menangis. Tapi Hati Berdarah
“Laki-laki sejati tidak menangis. Tapi hati berdarah." buka Bambang Pamungkas dalam pidatonya.
Di Belanda, Bambang tampil cukup produktif dengan 7 gol dari 11 kali penampilannya.
Meski tergolong subur, namun masalah keluarga dan kegagalan dalam menyesuaikan diri dengan iklim Eropa menyebabkan Bepe hengkang beberapa bulan kemudian.
EHC Norad pun meminjamkan Bambang kembali kepada Persija sebelum kedua-dua pihak mengakhiri kontrak atas persetujuan bersama.
Dalam periode keduanya di Persija, Bambang bertahan selama 5 tahun hingga musim 2005.
Pada tahun itu. Bambang memutuskan pindah ke negeri Jiran dengan menandatangani kontrak dengan Selangor FC.
Pada tahun itu dia menjadi pencetak gol terbanyak Liga Malaysia dengan 22 gol.
Dua musim membela Selangor, Bambang pun kembali ke Indonesia pada Musim 2007 dengan memperkuat Persija Jakarta di Liga Indonesia.
Pada tahun 2010 ia sempat akan menjalani masa trial di Selandia Baru, klub Wellington Phoenix FC namun gagal dalam proses seleksi untuk mengamankan kontrak.
Hal ini membuatnya tetap bertahan di Persija Jakarta hingga akhir tahun 2013.
Pada 9 Desember 2013, Bambang membuat kejutan dengan menandatangani kontrak berdurasi satu tahun dengan Pelita Bandung Raya.
Dia mencetak 2 gol debut bagi klubnya saat melawan Persija dan pertandingan berakhir dengan hasil imbang.
Berikut pencapaian Bambang Pamungkas bersama Persija:
2 Trofi Liga Indonesia (2001, 2018)
1 Trofi Piala Presiden (2018)
351 pertandingan, mengoleksi 168 gol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/guard-of-honour-pemain-persija-untuk-bambang-pamungkas.jpg)