Kamis, 9 April 2026

Terkini Internasional

Serangan Bom Beruntun Teror Filipina, Belasan Orang Terluka

erangan yang terjadi pada malam hari itu melukai setidaknya 17 orang termasuk tentara Filipina.

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Teroris 

TRIBUNPALU.COM - Serangan bom beruntun menimpa kota Cotabato di Pulau Mindanao di selatan Filipina, Minggu (22/12/2019).

Serangan yang terjadi pada malam hari itu melukai setidaknya 17 orang termasuk tentara Filipina.

Dilansir Philippine Star, Juru Bicara Komando Militer Mindanao Barat Mayor Arvin Encinas menuturkan, sebuah granat dilempar ke truk tentara yang sedang berpatroli di Cotabato.

Ledakan granat itu melukai delapan tentara dan empat warga sipil.

Tak lama, sebuah ledakan menyusul di kota Libungan yang terletak tak jauh dari Cotabato.

Lima warga terluka, satu di antaranya terluka berat. Setelah itu, ledakan kembali terjadi di kota yang berdekatan, Maguindanao.

Mengenal Maxim, Pesaing Baru Grab dan Gojek Asal Rusia yang Tuai Kontroversi

NU Soroti Larangan Perayaan Natal di Dharmasraya dan Sijunjung, Sumatera Barat

Pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi terkait ledakan ini.

Belum ada kelompok teroris yang mengklaim atas aksi serangan ini.

"Kami tak mengurangi kemungkinan Bangsamoro Islamic Freedom Fighters (BIFF) dan kelompok teroris yang terinsipirasi Daesh (singkatan ISIS dalam bahasa Arab) ada di balik ledakan ini," kata Encinas kepada AFP.

Rangkaian aksi teror ini bukan yang pertama menimpa Filipina. Filipina tengah menghadapi ancaman kelompok teroris.

Khususnya di Mindanao yang jadi basis kelompok teroris yang telah menewaskan lebih dari 100.000 orang.

Pada Desember tahun lalu, dua orang tewas dan 35 orang terluka di Cotabato akibat ledakan bom di depan pusat perbelanjaan.

Serangan itu diduga dilakukan militan ISIS.

Kendati Moro Islamic Liberation Front, kelompok separatis terbesar telah berdamai pada 2019 ini, faksi-faksinya masih bergerilya.

Faksi-faksi itu meliputi BIFF yang berafiliansi dengan ISIS, dan Abu Sayyaf.

Pada Juni lalu, eskalasi aksi teror mengkhawatirkan Filipina.

Ini dirasakan setelah seorang jihadis asal Filipina yang diakui sebagai pengantin bom bunuh diri lokal pertama, meledakkan diri di pangkalan militer.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Serangan Bom di Filipina, Belasan Orang Terluka", 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved