CEO Twitter Jack Dorsey Ungkap Alasan Mengapa Fitur 'Edit Button' Tak akan Pernah Dibuat

Rupanya keinginan pengguna Twitter untuk mendapatkan edit button bakal mustahil terwujud. CEO Twitter Jack Dorsey mengungkap alasannya.

food.ndtv.com
CEO Twitter, Jack Dorsey. 

Tentu itu adalah hal yang tepat mengingat ada beberapa orang jahat yang menggunakan Twitter untuk menyebarkan kebencian.

Korban Banjir Jakarta Gugat Anies Baswedan Rp42 Miliar, Berapa Harta Kekayaan Sang Gubernur DKI?

Drama Baru Park Min Young dan Seo Kang Joon Dijadwalkan Tayang Pada Februari 2020 di JTBC

Selain itu, bisa mengubah cuitan lama dapat menimbulkan peluang lain untuk menebarkan kekacauan.

Kamu bisa mengubah cuitan untuk mengubah opini yang kamu bagikan.

Ini bukan hal yang besar bagi orang biasa.

Namun, akan sangat berbeda halnya jika yang melakukan hal itu adalah tokoh publik, presiden misalnya.

Contohnya, ketika seorang tokoh besar atau presiden dapat mengubah cuitan lamanya agar terkesan seolah-olah ia mendukung tindakan atau undang-undang yang sebelumnya ia tentang.

Hal ini tentu bisa mengarah pada kekacauan.

Sementara itu, untuk masalah typo, Jack Dorsey juga memberikan penjelasan.

"We've considered a 1-minute window or a 30-second window to correct something,"

(Kami memang pernah mempertimbangkan untuk memberi jendela waktu selama satu menit atau 30 detik untuk membenarkan sesuatu sebelum mengunggah cuitan)," kata Jack.

"But that also means that we have to delay sending that tweet out because once it's out, people see it. So these are all the considerations. It's just work but we'll probably never do it." pungkas CEO kelahiran Missouri, AS pada 19 November 1976 tersebut.

(Namun, itu juga berarti bahwa kita harus menunda untuk mencuitkan sesuatu karena ketika itu sudah diunggah, orang-orang akan melihatnya. Jadi, ini semua adalah pertimbangan saja. Memang (edit button) itu bermanfaat, tetapi kami kemungkinan besar tak akan membuatnya)

(TribunPalu.com/Rizki A.)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved