Sulteng Hari Ini

Nekat Bawa Lari Smartphone Kawan, Pria di Luwuk Banggai Ditangkap Polisi

Nekat membawa lari smartphone kawannya, seorang pria di Kota Luwuk Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah ditangkap polisi.

Nekat Bawa Lari Smartphone Kawan, Pria di Luwuk Banggai Ditangkap Polisi
DOK MAPOLSEK LUWUK
Terduga pelaku pencurian smartphone digelandang ke Mapolres Banggai, Selasa (28/1/2020) sore. 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI -- Nekat membawa lari smartphone kawannya, seorang pria di Kota Luwuk Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah ditangkap polisi.

Terduga pelaku berinisial AD alias A (23) itu digelandang ke Mapolres Banggai, Selasa (28/1/2020) sore.

Kabag Ops Polres Banggai AKP Noperto Gilbert Nainggolan mengatakan, pihaknya menerima laporan dari korban dengan laporan polisi LP / 32 / I / 2020/ SULTENG /RES-BGI Tanggal 17 Januari 2020.

"Tim Jatanras merespon cepat dan langsung memburu pelaku yang mana ciri ciri pelaku sudah dikantongi," kata Noperto.

Terduga pelaku pencurian smartphone digelandang ke Mapolres Banggai, Selasa (28/1/2020) sore.
Terduga pelaku pencurian smartphone digelandang ke Mapolres Banggai, Selasa (28/1/2020) sore. (DOK MAPOLSEK LUWUK)

Respons Teddy soal Adanya Pasal Pembunuhan Berencana hingga Hasil Autopsi Lina yang Diumumkan Jumat

Omnibus Law dalam 100 Hari Kerja Jokowi-Maruf Amin: Diklaim Perlancar Investasi, Ditolak Buruh

Karni Ilyas Heran Harun Masiku Belum Juga Tertangkap: Dibanding Densus, IT KPK Lebih Hebat Lo?

Kemudian saat tim Jatanras melakukan patroli di depan kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, Tim Jatanras menemukan seseorang yang dicurigai sebagai AD sedang membonceng seorang wanita.

Mereka pun diberhentikan, kemudian petugas langsung menggeladah tas orang yang dicurigai tersebut

Setelah diperiksa, terdapat smartphone Vivo Y19c warna merah yang diduga kuat milik korban, dan pihaknya langsung mengamankan terduga pelaku tersebut.

Selanjutnya, Tim Jatanras membawa mereka ke Mapolsek Luwuk.

Namun sesampainya di Mapolsek Luwuk, AD mencoba melarikan diri dengan cara melompat dari sepeda motor.

Kemudian tim Jatanras melakukan pengejaran terhadap pelaku dan terpaksa melepaskan tiga kali tembakan peringatan keudara.

Terduga pelaku berhasil ditangkap saat melarikan berlari ke belakang Gedung Nasional (Genas) di Kota Luwuk.

"Dari hasil interogasi, pelaku mengakui bahwa ia yang telah melakukan pencurian atau perampasan handphone Vivo milik korban tersebut," kata dia.

Adapun barang bukti yang berhasil disita ialah sebuah smartphone, satu unit sepeda motor, helm, dan jaket.

Terduga pelaku disangka dengan pasal 362 KUHP atau 372 KUHP dengan hukuman kurungan penjara minimal 5 tahun.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved