VIRAL Bayi Bernama 'Alhamdulillah Rejeki Hari Ini', Ini Kisah Haru Dibalik Nama Tersebut
Tengah viral pasangan suami istri di Yogyakarta memberikan nama Alhamdulillah Rejeki Hari Ini untuk buah hatinya. Terungkap ini alasan dan kisah harun
TRIBUNPALU.COM - Tengah viral pasangan suami istri di Yogyakarta memberikan nama Alhamdulillah Rejeki Hari Ini untuk buah hatinya. Terungkap ini alasan dan kisah harunya.
Bukan tanpa alasan Didit Saputro dan Meidiana, warga Perumahan Bukit Asri di kawasan Gunungsempu, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, memberikan nama putranya, Alhamdulillah Rejeki Hari Ini.
Keputusan Didit Saputro memberikan nama anaknya Alhamdulillah Lahir Rejeki Hari Ini pun menjadi viral di masyarakat.
Banyak yang penasaran mengapa warga yang kini tinggal di Kota Gudeg, Yogyakarta ini menamai anaknya dengan sebutan Alhamdulillah Rejeki Hari Ini.
Setelah ditelusuri, rupanya ada cerita panjang sampai akhirnya kedua orangtua memberi nama cukup unik itu.
Saat ditemui, Didit sedang bersantai di depan rumahnya yang cukup asri. Meski berada di kompleks perumahan, namun desain rumah milik pasangan ini berbeda dengan rumah lainnya. Berasitektur jawa, dengan pintu mirip rumah limasan.
Di depannya, ada bangunan mirip kandang ternak yang dipakai untuk bersantai dengan keluarga.
Al, panggilan akrab Alhamdulillah Rejeki Hari Ini sedang tidur siang dengan ibunya.
"Saya pernah menjadi manusia yang kurang bersyukur," kata Didit yang berprofesi sebagai seorang fotografer freelance.
Menurut Didit, perjalanan hidupnya melatarbelakangi dirinya menamai anaknya dengan nama unik itu.
Sebelum menikah, dirinya merupakan seorang Fotografer profesional di Jakarta, tinggal di apartemen, dengan segala kemewahannya.
Hal itu diperolehnya dari bayaran pemotretan untuk produk dan perusahaan.
Berlanjut setelah menikah pada tahun 2012, sampai akhirnya tahun 2014 dirinya terkena penyakit stroke. Tangan dan kakinya sulit digerakkan.
“Saya kena stroke, bayangkan usia pernikahan baru dua tahun kena penyakit stroke. Tentu pikiran saya kan bermacam-macam,” ucap Didik
Saat stroke itulah, dia mendapatkan sebuah tawaran memberikan privat memotret dari seorang pemuda di Bali.
Dengan semangat tinggi, dia berangkat ke Pulau Dewata itu, setelah disepakati harga sebesar Rp 30 juta.
Namun siapa sangka, pemuda yang awalnya dibayangkan pemuda yang berasal dari keluarga kaya, ternyata seorang pemuda dari keluarga biasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi.jpg)