Kamis, 30 April 2026

Virus Corona

Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Dua Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Meninggal Dunia

Kedua penumpang yang meninggal tersebut merupakan seorang pria dan wanita yang berusia 80-an tahun.

Tayang:
Editor: Imam Saputro
Tangkapan Layar YouTube KyodoNews
Pemerintah Jepang mengkarantina 3.500 penumpang dan awak kapal pesiar The Diamond Princess untuk mencegah penyebaran virus corona. 

TRIBUNPALU.COM - Dua orang penumpang kapal pesiar Diamond Princess dinyatakan meninggal dunia.

Kedua penumpang yang meninggal tersebut merupakan seorang pria dan wanita yang berusia 80-an tahun.

Dilansir dari NHK via SCMP pada Kamis (20/2/2020) ini, dua penumpang tersebut dibawa keluar dari kapal pada 11 dan 12 Februari lalu untuk mendapat perawatan di rumah sakit.

"Saya berdoa untuk keduanya dan menyampaikan belasungkawa bagi keluarga mereka yang berduka," kata Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato.

Katsunobu Kato juga mengatakan bahwa kedua penumpang yang sebelumnya turut dikarantina di kapal Diamond Princess itu dibawa ke rumah sakit setelah menunjukkan gejala virus corona.

"Mereka berdua dibawa ke rumah sakit setelah menunjukkan gejala. Saya meyakini mereka telah mendapat perawatan terbaik," ujarnya.

Lebih dari 600 orang di kapal Diamond Princess dinyatakan positif terinfeksi virus corona

Sementara, dilaporkan bahwa kasus virus corona di kapal pesiar Diamond Princess telah mencapai angka 620.

Kapal pesiar yang dikarantina di Yokohama, Jepang sejak 3 Februari 2020 lalu ini sendiri disebut membawa 3.700 orang termasuk penumpang dan kru kapal.

Kapal pesiar Diamond Princess
Kapal pesiar Diamond Princess (EPA-EFE via SCMP)

Penumpang yang dinyatakan negatif virus corona mulai meninggalkan kapal Diamond Princess

Penumpang kapal Diamond Princess yang tes virus coronanya menunjukkan hasil negatif mulai meninggalkan kapal pada Rabu lalu.

Setidaknya, ada ratusan orang yang telah meninggalkan kapal pesiar itu.

Sementara itu, penumpang lainnya diperkirakan akan turut keluar dari kapal pada dua hari ke depan.

Berdasar laporan BBC pada Kamis ini, lebih dari 150 warga Australia telah tiba di Darwin, Australia dan akan menjalani masa karantina selama dua minggu.

Di samping itu, Hong Kong juga telah menerbangkan rombongan pertama warganya untuk kembali pulang.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved