Jubir Penanganan Virus Corona COVID-19: Banyak Kasus Positif Virus Corona dengan Gejala Minimal
Sesditjen P2P Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengungkapkan banyak temuan kasus positif corona dengan gejala minimal.
TRIBUNPALU.COM - Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengungkapkan banyak temuan kasus positif corona dengan gejala minimal.
Diketahui, pemerintah telah menunjuk Achmad Yurianto sebagai Juru Bicara (Jubir) untuk penanganan virus corona baru Covid-19.
Hal tersebut menyusul wabah virus corona yang sudah ditemukan di Indonesia.
Achmad mengungkapkan, bahwa kasus Covid-19 di China sudah mulai menunjukkan angka penurunan.
• MotoGP Qatar Dibatalkan karena Virus Corona: Tanggapan Para Pembalap, Moto2 dan Moto3 Masih Digelar
• Aming Beri Sindiran Pedas Pemerintah karena Dianggap Memandang Sebelah Mata Corona: Duit Terus
• Viral Wartawan TV Gunakan Respirator saat Liputan, Dokter: Emang Mau Buat Radiasi atau Graffiti?
Hal tersebut diungkapkan Achmad saat memberikan keterangan kepada awak media yang diunggah di kanal YouTube MetroTV News, Selasa (3/2/2020).
"Bahkan tambahan kasus dari kemarin itu hanya 120 kasus, ini artinya jumlah terkecil dari kejadian ini (virus corona) sejak Januari makin menurun," ungkapnya.
Ia menambahkan, yang menjadi persoalan adalah, bahwa kasus virus corona di luar China justru mengalami kenaikan.
"Hampir 81 persen itu terfokus di empat negara saja, yakni di Korea Selatan, Jepang, Iran dan Italia," terangnya.
"Ini yang menjadi permasalahan yang harus kita hadapi sekarang," lanjutnya.
• Presiden Jokowi Beri Bantuan Langsung untuk 6 Anak yang Jadi Yatim Piatu dalam Sehari di Balikpapan
• Sesal Judika Setelah BCL Nangis Saat Ia Bawakan Lagu Tak Mungkin Bersama di Indonesian Idol
Namun, Achmad menjelaskan, dalam tren kesakitan, justru banyak ditemukan kasus yang positif virus corona tanpa gejala.
"Namun kalau kemudian kita lihat dari tren kesakitannya, kecenderungan sekarang adalah banyak sekali ditemukan kasus positif Covid-19 dengan gejala klinis yang minimal."
"Yang tidak lagi gambarannya seperti pada saat awal-awal di China, apalagi di Provinsi Hubei."
"Beberapa kasus bahkan kita temukan tanpa gejala, kita temukan kasus positif, confirm laboratorium-nya tetapi tanpa gejala sama sekali," ungkapnya.
Menurutnya, pola-pola tersebut harus dicermati dan diwaspadai.
Ia juga mengatakan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga akan melakukan penelitian terhadap pola tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/sekjen-kemenkes.jpg)