Virus Corona
Klorokuin Disebut Jadi Obat Covid-19, Pemerintah Ingatkan Orang Sehat Tak Perlu Beli, Ini Alasannya
Pemerintah telah mendatangkan obat untuk penanganan pasien terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah telah mendatangkan obat untuk penanganan pasien terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.
Satu di antaranya yakni obat yang disebut dengan klorokuin.
Terkait hal ini, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto meminta masyarakat untuk tidak membeli dan menyimpan obat tersebut.
Hal ini disampaikannya pada konferensi pers di Gedung BNPB, pada Sabtu (21/3/2020) pukul 15.30 WIB.
“Pemerintah juga sudah mendatangkan obat yang secara pengalaman digunakan negara lain dan memiliki respon yang positif."
“Ini adalah obat yang akan kami datangkan, dan satu diantaranya sudah akrab kita ketahui yakni klorokuin."
• Daftar Wilayah Sebaran Virus Corona di Indonesia Sabtu (21/3/2020): Ada 7 Wilayah Baru
• WNI Pasien Corona Meninggal di Singapura, Kemenlu Buka Suara
“Sekali lagi klorokuin, obat ini digunakan untuk penyembuhan bukan pencegahan,"
“Sehingga tidak perlu masyarakat membeli dan menyimban obat tersebut,” tegasnya dikutip dari siaran langsung YouTube BNPB Indonesia.
Selain itu Yuri juga menekankan obat ini keras dan hanya bisa dibeli dengan resep dokter.
Oleh karena itu Yuri berharap tidak ada kesalahpahaman terkait kegunaan dari klorokuin itu.
Obat avigan dan klorokuin
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pemerintah menyiapkan dua obat untuk penanganan virus Corona.
Dua obat itu yakni avigan dan klorokuin.
"Pemerintah menyiapkan obat Covid-19 dan akan menyerahkan ke pasien-pasien, ke rumah-rumah," ujar Jokowi dilansir siaran Kompas TV, Jumat kemarin.
Obat covid-19 disebut Jokowi telah diuji di sejumlah negara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-corona-virus-shutterstock.jpg)