Nekat Berkerumun saat Darurat Corona? Bisa Dipidana! Ini Daftar Pasalnya; Ada Denda hingga Rp1 Juta

Masih berani nekat berkerumun saat situasi darurat corona? Hati-hati bisa dipidana! Ini daftar pasalnya, ada hukuman kurungan hingga denda Rp1 juta.

Nekat Berkerumun saat Darurat Corona? Bisa Dipidana! Ini Daftar Pasalnya; Ada Denda hingga Rp1 Juta
Kompas/Fransiskus Wisnu Wardhana Dhany.
Aparat keamanan membubarkan massa yang berkerumun di pusat perdagangan tekstil Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/05/2019) pagi. Masih berani nekat berkerumun saat situasi darurat corona? Hati-hati bisa dipidana! Ini daftar pasalnya, ada hukuman kurungan hingga denda Rp1 juta. 

TRIBUNPALU.COM - Penerapan social distancing di tengah situasi darurat corona di Indonesia rupanya tak main-main dilaksanakan.

Sebab, polisi akan menjerat siapa pun yang berani melanggar kebijakan ini.

Polisi akan menindak warga yang bandel dan bahkan menjeratnya dengan pasal berlapis jika tak menuruti imbauan polisi untuk membubarkan diri dari kerumunan.

Hal itu juga berlaku bagi mereka yang justru berani melawan petugas yang tengah membubarkan mereka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru, dan Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Sabtu (7/3/2020).
Foto Ilustrasi - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru, dan Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Sabtu (7/3/2020). (KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJAR)

Tindakan tegas ini disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Menurutnya, polisi akan mengedepankan tindakan humanis dan persuasif sebelum menindak warga yang masih nekat berkerumun saat terjadinya masa wabah pandemi global ini.

"Penegakan hukum itu nanti paling terakhir. Kami enggak mau langsung bilang penegakan hukum, Pokoknya kami mengimbau terus," kaya Yusri Yunus seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (24/3/2020).

Warga yang Ngeyel Berkerumun di Tengah Wabah Virus Corona Bakal Dijerat Pasal Berlapis

Ia menjelaskan, warga yang tak menuruti imbauan polisi atau melawan petugas saat diimbau membubarkan diri dapat dijerat Pasal 212 KUHP, 216 KUHP, dan Pasal 218 KUHP.

"Tetapi memang betul, bisa saja kami kenakan aturan perundang-undangan, tetapi itu paling terakhir. Apa sepertinya? Contoh Pasal 212m 216, 218 KUHP, itu ada aturannya," ungkap Yusri Yunus.

Sementara, sumber dari Divisi Humas Polri berikut ancaman pidana bagi oknum yang membandel.

Halaman
123
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved