Virus Corona
5 Aksi Solidaritas Warga di Tengah Pandemi Virus Corona di Indonesia, termasuk Bagi-bagi APD Gratis
Sejumlah warga melakukan aksi solidaritas menyalurkan bantuan untuk meringankan beban para tenaga medis dan pekerja harian.
TRIBUNPALU.COM - Di tengah virus corona Covid-19 yang sedang merebak di Indonesia, sejumlah warga melakukan aksi solidaritas menyalurkan bantuan untuk meringankan beban para tenaga medis dan pekerja harian yang tak memiliki pemasukan selama social distancing.
Seperti yang diketahui, pemerintah menerapkan social distancing kepada masyarakat guna memutus rantai penyebaran virus.
Namun, ada para pekerja harian yang pendapatannya tersendat di tengah pandemi ini hingga kalangan medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan corona.
Sehingga, sederet artis hingga masyarakat pun melakukan aksi solidaritas untuk meringankan beban para tenaga medis dan para pekerja harian.
Berikut aksi solidaritas warga membantu sesama di tengah pandemi corona.
1. Aksi makan gratis di 1.000 warteg

Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah membuat program ditengah munculnya penyakit Covid-19 akibat virus corona di Indonesia.
Program 'Operasi Makan Gratis Bersama 1.000 Warteg' di luncurkan Kompleks Perkantoran Ciputat Indah Permai, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Selasa (24/3/2020) lalu.
Kerja sama 1.000 warteg itu dilakukan pada wilayah Jabodetabek untuk menyajikan bantuan makanan siap santap setiap hari.
Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin mengatakan, program kolaborasi dengan 1.000 warteg untuk mengatasi kebutuhan ekonomi masyarakat di tengah saran pemerintah untuk tidak keluar rumah guna memutus virus corona.
"Inilah cara kita untuk meyakinkan masyarakat bahwa musibah ini juga menjadi cara untuk memasifkan kebaikan di tengah-tengah wabah. Kami ingin sampaikan bahwa wabah ini telah menggerogoti sendi-sendi perekonomian bangsa, khususnya UMKM," kata Ahyudin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3/2020).
Diharapkan program itu bermanfaat untuk masyarakat prasejahtera yang akan diberi makan gratis, serta membantu mempertahankan eksistensi UMKM warteg.
“Selain Operasi Makan Gratis, kami juga akan menjalankan program beras gratis untuk warga prasejahtera dengan jumlah target sebanyak 100.000 KK,” ucap Ahyudin.
Sementara Ketua Koordinator Warteg Nusantara (Kowantara), Mukroni mengatakan, imbauan untuk tinggal di rumah untuk mengurangi penyebaran cukup mempengaruhi keberlangsungan pengusaha warteg sejak adanya wabah ini.
“Warteg adalah sumber logistik dari kalangan yang berpenghasilan, sejak zaman VOC. Perjuangan para pengusaha cukup menantang untuk kondisi wabah seperti saat ini,” ungkapnya.