Putri Kerajaan Spanyol Meninggal karena Virus Corona

Kabar kematian sepupu Raja Spanyol Felipe VI itu diumumkan oleh saudaranya, Pangeran Sixto Enrique de Bourbon, dalam unggahan di Facebook.

Editor: Bobby Wiratama
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi - RSUP Sanglah Denpasar, Bali, menggelar simulasi terkait penanganan virus corona, Rabu (12/2/2020) 

TRIBUNPALU.COM - Seorang putri Kerajaan Spanyol meninggal setelah terinfeksi virus corona, dan dilaporkan menjadi korban pertama dari kalangan monarki.

Putri Maria Teresa dari Keluarga Cabang Bourbon-Parma meninggal dalam usia 86 tahun pada Kamis waktu setempat di Paris, Perancis (26/3/2020).

Kabar kematian sepupu Raja Spanyol Felipe VI itu diumumkan oleh saudaranya, Pangeran Sixto Enrique de Bourbon, dalam unggahan di Facebook.

"Pada sore hari ini, saudara terkasih kami Maria Teresa de Bourbon-Parma dan Bourbon Busset, korban virus corona, meninggal di Paris dalam usia 86 tahun," kata Pangeran Sixto.

Dilansir Fox News Sabtu (28/3/2020), kabar duka itu terjadi beberapa pekan setelah Raja Felipe VI negatif menderita Covid-19.

Cegah Virus Corona, Catat 9 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Bepergian dan Pulang ke Rumah

4 Pejabat Inggris Dinyatakan Positif Virus Corona: Menteri Kesehatan hingga Pangeran Charles

Dikutip Daily Mirror, Putri Maria lahir di Paris pada 28 Juli 1933, anak dari Pangeran Xavier, Duke Parma Piacenza, serta Madeleine de Bourbon Busset.

Dia adalah anggota Bourbon-Parma, keluarga cabang dari Dinasti Bourbon yang menguasai Spanyol, dan keturunan dari Dinasti Capetian Perancis.

Dia mengenyam pendidikannya di Perancis, dengan People memberitakan dia pernah menjadi profesor di Sorbonne, dan Profesor Sosiologi di Madrid's Complutense University.

Putri Maria Teresa dikenal karena wawasannya, gaya bicaranya, maupun aktivis sosialisme. Membuatnya mendapat julukan "Putri Merah".

Total, Spanyol mengumumkan lebih dari 73.000 orang positif terjangkit virus corona, dengan hampir 6.000 orang meninggal.

Sebelumnya pada pekan ini, Pangeran Charles, putra tertua Ratu Elizabeth II sekaligus ahli waris Kerajaan Inggris, positif tertular Covid-19.

Dalam keterangan Istana Clarence, Putra Mahkota berjuluk Prince of Wales itu menjalani isolasi di Skotlandia bersama istrnya, Camilla Duchess Cornwall.

"Saat ini beliau berada dalam keadaan baik, dan bekerja dari rumah selama beberapa hari terakhir seperti biasanya," ujar pihak Istana.

Istana Clarence menerangkan, tidak diketahui bagaimana ayah dari Pangeran Harry dan Pangeran William itu terserang virus corona.

Kemudian pada pertengahan Maret, penguasa Monaco, Pangeran Albert II yang berusia 62 tahun, diumumkan juga positif menderita virus corona.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Putri Kerajaan Spanyol Meninggal Setelah Terinfeksi Virus Corona", 

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved