Virus Corona

PBB Sebut Pandemi COVID-19 sebagai Ujian Terbesar Pasca Perang Dunia II

Atas besarnya pengaruh yang ditimbulkan, Persatuan Bangsa-Bangsa atau PBB menyatakan COVID-19 sebagai ujian atau tantangan besar yang dihadapi dunia.

Twitter.com/WHO
Virus Corona / COVID-19 

TRIBUNPALU.COM - Awal tahun 2020 ini publik dunia dibuat geger dengan munculnya wabah virus corona.

Wabah yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina itu saat ini telah menyebar ke lebih dari 170 negara di dunia.

Tidak hanya itu, hingga kini tercatat ada lebih dari 800 ribu kasus infeksi virus corona yang terjadi di berbagai negara di dunia.

Sejumlah negara pun menerapkan beragam kebijakan dalam rangka mencegah penyebaran virus tersebut, termasuk di antaranya ialah 'lockdown' atau karantina wilayah.

Hal ini tentunya memberikan dampak di berbagai aspek di samping dunia kesehatan.

Atas besarnya pengaruh yang ditimbulkan, Persatuan Bangsa-Bangsa atau PBB menyatakan COVID-19 sebagai ujian atau tantangan besar yang dihadapi dunia.

Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan wabah yang kini ditetapkan sebagai pandemi ini merupakan tantangan terbesar yang dihadapi dunia sejak berdirinya PBB.

Selain COVID-19, Ini 5 Wabah Penyakit yang Dinyatakan sebagai Pandemi oleh WHO

WHO Nyatakan Wabah Virus Novel Corona Sebagai Darurat Kesehatan Global

Sebagai informasi, PBB dibentuk pada tahun 1945 pasca Perang Dunia II.

Hingga kini tercatat ada 193 negara di dunia yang terdaftar sebagai anggota PBB.

"COVID-19 is the greatest test that we have faced together since the formation of the United Nations.

Halaman
1234
Penulis: Clarissa Fauzany Priastuti
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved