Kisah Dokter dan Perawat di AS: Keluhkan Tak Ada APD dan Diancam Dipecat oleh Pihak RS

Beberapa rumah sakit di Amerika Serikat mengancam akan memecat tenaga kesehatan yang mempublikasikan kondisi kerja mereka selama penanganan Covid-19.

travelnursing.com
ILUSTRASI dokter dan perawat. Beberapa rumah sakit di Amerika Serikat mengancam akan memecat tenaga kesehatan yang mempublikasikan kondisi kerja mereka selama penanganan Covid-19. 

TRIBUNPALU.COM - Saat ini, para tenaga medis dan rumah sakit hampir di seluruh dunia berjuang keras dalam menghadapi 'perang' melawan virus corona Covid-19.

Namun, ada beberapa kisah pahit yang harus dialami sejumlah dokter dan perawat.

Beberapa rumah sakit di Amerika Serikat mengancam akan memecat tenaga kesehatan yang mempublikasikan kondisi kerja mereka selama penanganan pandemi Covid-19.

Bahkan sejumlah kasus pemecatan telah terjadi.

Salah seorang dokter di UGD (Unit Gawat Darurat) di negara bagian Washington, Ming Lin mengatakan dia diberitahu tentang kabar pemecatan pada Jumat lalu.

Alasan Joko Widodo Tak Mau Terapkan Lockdown: Kita Ingin Aktivitas Ekonomi Tetap Ada

Covid-19, Hampir Semua Negara G20 Diprediksi Mengalami Resesi, kecuali Indonesia dan 2 Negara Ini

Dilansir Bloomberg, ini karena Lin diketahui memberi wawancara pada surat kabar dan bicara tentang APD (Alat Pelindung Diri) yang tidak layak.

 

Di Chicago, seorang perawat dirumahkan setelah ketahuan curhat terkait masker yang tidak layak kepada koleganya lewat email.

Sementara itu di New York, NYU Langone Health memperingatkan pada karyawannya terkait pemecatan bila tenaga kesehatan ini bicara di media tanpa izin.

"Rumah sakit mengancam para perawat dan semua pekerja kesehatan lainnya demi mempertahankan citra," kata juru bicara Washington State Nurses Association, Ruth Schubert.

"Ini keterlaluan," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved