Kisah Dokter dan Perawat di AS: Keluhkan Tak Ada APD dan Diancam Dipecat oleh Pihak RS

Beberapa rumah sakit di Amerika Serikat mengancam akan memecat tenaga kesehatan yang mempublikasikan kondisi kerja mereka selama penanganan Covid-19.

travelnursing.com
ILUSTRASI dokter dan perawat. Beberapa rumah sakit di Amerika Serikat mengancam akan memecat tenaga kesehatan yang mempublikasikan kondisi kerja mereka selama penanganan Covid-19. 

Dokter malang ini lantas tertular pasien Covid-19 dan sudah meninggal dunia.

"Hal baik dan pantas bagi pekerja kesehatan untuk mengungkapkan ketakutan dan kekhawatiran mereka sendiri."

"Terutama ketika menyatakan hal itu, bisa memberi mereka perlindungan yang lebih baik,” kata direktur fakultas di pusat bioetika Harvard Law School, Glenn Cohen.

Kemungkinan alasan rumah sakit ingin melindungi citra dengan ancaman seperti ini adalah karena mereka takut dengan kemarahan publik.

 

Sebab bila publik tahu kondisi tidak layak yang dialami tenaga kesehatan di sana, pasti masyarakat akan geram.

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelunasan Biaya Haji Hanya Akan Dilayani Secara Non-Teller

Kabar Gembira di Tengah Wabah Corona, Unair Temukan Lima Jenis Senyawa yang Bisa Jadi Obat Covid-19

Di tengah pendemi Covid-19 ini, banyak dokter, perawat, dan pekerja kesehatan lainnya yang turun ke media sosial untuk menceritakan kondisi mereka.

Bahkan sejumlah postingan di Twitter bertagar #GetMePPE viral di media sosial.

Undang-undang privasi melarang mengungkap informasi pasien tertentu, tetapi tidak melarang membahas kondisi kerja umum.

Karyawan NYU Langone Health menerima pesan pada Jumat lalu dari Kathy Lewis, wakil presiden eksekutif komunikasi terkait pemutusan kerja dan tindakan disipliner bagi karyawan yang bicara ke media.

Juru bicara NYU Langone Health, Jim Mandler mengaku kebijakan ini guna melindungi kerahasiaan pasien dan staf.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved