Virus Corona

PM Inggris Boris Johnson Dibawa ke Rumah Sakit karena Terus Alami Gejala Pasca Didiagnosis COVID-19

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dikabarkan telah dibawa ke rumah sakit di London pada Minggu (5/4/2020) petang waktu setempat.

Kompas.com/Darren Staples/Toby Melville
PM Inggris Boris Johnson. 

TRIBUNPALU.COM - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dikabarkan telah dibawa ke rumah sakit di London pada Minggu (5/4/2020) petang waktu setempat.

Hal itu dilakukan setelah gejala virus corona yang dialaminya tak kunjung membaik.

Dikatakan bahwa demam yang dialaminya tidak kunjung turun.

Sebagaimana yang diketahui, pada akhir Maret lalu ia didagnosis terjangkit virus corona atau COVID-19.

Namun kala itu ia hanya menjalani self-isolation atau karantina mandiri dan tidak menjalani perawatan di rumah sakit.

Shah Rukh Khan dan sang Istri Tawarkan Kantor Mereka sebagai Tempat Karantina COVID-19

Pihak perwakilan dari Boris menyebut jika apa yang dilakukan saat ini merupakan langkah pencegahan.

"This is a precautionary step, as the prime minister continues to have persistent symptoms of coronavirus 10 days after testing positive for the virus.

(Ini merupakan langkah pencegahan, sebagaimana Perdana Menteri masih menunjukkan gejala setelah 10 hari dinyatakan positif virus corona)," terangnya sebagaimana dikutip dari BBC.

Corona Tak Pandang Bulu, Menhub hingga Bupati Karawang Masuk Daftar Pejabat RI yang Positif COVID-19

Disampaikan pula bahwa dilarikannya Boris ke rumah sakit merupakan saran dari pihak dokter yang merawatnya.

"On the advice of his doctor, the prime minister has tonight been admitted to hospital for tests.

Halaman
123
Penulis: Clarissa Fauzany Priastuti
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved