Sempat Dipuji Trump, Terapi dengan Hydroxychloroquine Ternyata Tingkatkan Kematian Pasien Covid-19
Terapi pengobatan menggunakan hydroxychloroquine membuat tingkat kematian lebih tinggi pada pasien virus corona.
Sejak hydroxychloroquine digembar-gemborkan Trump sebagai obat yang menjanjikan, dokter telah memperingatkan bahwa manfaat obat tersebut masih perlu untuk dipelajari untuk melihat apakah obat ini bekerja dengan baik dan aman bagi pasien.
Dalam studi terbaru lainnya, para oeneliti di Perancis memeriksa rekam medis sebanyak 181 pasien Covid-19 yang menderita pneumonia dan membutuhkan oksigen tambahan.
Sekitar setengah dari pasien itu, menggunakan hydroxychloroquine dalam waktu 48 jam setelah dirawat di rumah sakit, sedangkan setengah pasien lainnya tidak diberi obat itu.
Ditemukan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam tingkat kematian antara kedua kelompok tersebut, atau peluang pasien untuk dirawat di unit perawatan intensif.
Kendati demikian, ditemukan delapan pasien yang menggunakan hydroxychloroquine mengalami irama jantung yang abnormal dan harus berhenti meminumnya.
Penelitian tentang manfaat hydroxychloroquine sebagai obat corona, bagi pasien Covid-19 masih belum ditinjau secara mendalam atau diterbitkan dalam jurnal medis.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Studi Temukan Hydroxychloroquine Tingkatkan Kematian Pasien Corona",
Penulis : Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Editor : Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/dokter-di-wuhan-corona.jpg)