Virus Corona

Penjahit di Gorontalo Dinyatakan Positif Covid-19 Diduga Akibat Sering Keluar Rumah Tanpa Masker

Di Provinsi Gorontalo pada hari ini ada penambahan satu kasus Covid-19.

techarp.com
ILUSTRASI masker. Merebaknya wabah virus corona membuat masker menjadi langka dan mahal. Sehingga muncul video tutorial pembuatan masker dari tisu basah yang viral di media sosial. Bagaimana penjelasan dokter? 

TRIBUNPALU.COM - Kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat setiap harinya.

Di Provinsi Gorontalo pada hari ini ada penambahan satu kasus Covid-19. 

Hal itu disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Triyanto Bialangi saat konferensi pers, Jumat (15/5/2020).

“Pasien positif ini kami sebut dengan pasien 22. Inisial AU berjenis kelamin laki-laki, umur 63 tahun dengan alamat Kelurahan Padebuolo Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo,” kata Triyanto Bialangi.

AU masuk ke Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo sejak 12 Mei 2020 dengan keluhan sesak nafas, demam, batuk dan susah menelan. Hasil swab positif didapatkan pada Kamis (14/5/2020).

Sempat Didiagnosis Covid-19, Idol KPop Yoon Hak SUPERNOVA Dikabarkan Telah Pulih

Update Corona Global, Jumat 15 Mei, Malam: Angka Kematian di Dunia Capai 300 Ribu Orang

Kepala Suku Amazon Meninggal Dunia karena Covid-19, Rakyat Iringi Pemakaman dengan Tarian & Nyanyian

“Pasien 22 di-rapid test pada 12 Mei dengan hasil reaktif. Kemudian dilakukan swab pertama di Balai POM pada 14 Mei dengah hasil PCR positif. Saat ini pasien 22 dirawat di RSAS. Pasien ini tidak memiliki riwayat perjalanan luar daerah,” lanjut Triyanto Bialangi.

Selain satu pasien positif, satu orang juga dinyatakan sembuh yakni pasien 19.

Pasien 19 berinisial TM, laki-laki, umur 70 tahun dengan alamat Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat membagikan 1000 paket bahan pangan untuk warga kurang mampu di Kota Selatan, Kota Gorontalo menceritakan, penambahan satu pasien positif corona yang baru ini cukup unik.

Rusli Habibie mengatakan pasien ini bukan termasuk keluarga yang sebelumnya tertular, bukan pula orang yang kontak erat dengan orang di luar Gorontalo.

“Pasien 22 ini seorang tukang jahit. Dia masuk kategori klaster baru. Setelah ditelusuri ternyata dia sering keluar rumah dan jarang pakai masker. Ini kenapa selalu kami tekankan patuhi aturan. Pakai masker, diam di rumah, sering cuci tangan,” ujar Rusli Habibie.

Dari data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo, keseluruhan pasien positif sebanyak 22 orang.

Empat belas orang di antaranya dinyatakan sembuh, 7 orang dirawat, dan 1 orang meninggal dunia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sering Keluar Rumah Tanpa Masker, Penjahit Ini Dinyatakan Positif Covid-19",  
Penulis : Kontributor Gorontalo, Rosyid A Azhar 
Editor : Khairina

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved