Rabu, 20 Mei 2026

Presiden Jokowi: Yang Kita Larang Mudiknya, Bukan Transportasinya

Jokowi menegaskan tetap melarang mudik lebaran dalam kurun waktu dua minggu ke depan.

Tayang:
Editor: Imam Saputro
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi mudik lebaran 

"Ini penting sekali, kuncinya di sini, gugus tugas RT/RW, atau desa, atau desa adat," kata Jokowi.

Peningkatan kualitas puskesmas

Dalam rapat terbatas ini, Jokowi juga menegaskan agar kualitas kesehatan di tingkat puskesmas diperkuat.

Pasalnya, Indonesia memiliki total 10.134 pusmesmas yang tersebar di seluruh penjuru negeri.

Jokowi menuturkan, bila kualitas kesehatan di tingkat puskesmas sudah memadai maka bisa untuk membantu pengujian sampel Covid-19.

"Agar puskesmas dan jaringannya bisa diaktivasi sebagai pengujian sampel dan pemantauan pasien ODP dan PDP," tegasnya.

Proses penyaluran bansos dipercepat

Terakhir, Jokowi menginginkan agar proses bantuan sosial segera dipercepat dan disederhanakan.

Pasalnya, hingga kini bantuan sosial sembako baru disalurkan sebesar 15 persen saja.

Selain itu, bantuan sosial tunai baru disalurkan sebesar 25 persen.

"Saya mendapat informasi dari Menteri Desa dan Menteri Sosial, minggu ini akan selesai semuanya," jelasnya.

Jokowi juga menyampaikan agar segera menyelesaikan sinkronisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Kalau ada data penerima yang belum sinkron antara DTKS dan non-DTKS segera diselesaikan," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Maliana)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tegaskan Larangan Mudik Lebaran, Jokowi: Yang Kita Larang Mudiknya, Bukan Transportasinya

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved