Breaking News:

Jika Ada Pedagang Positif Covid-19, Pemkot Solo akan Tutup Pasar Tradisional Selama 14 Hari

Pemkot Solo akan menutup sementara aktivitas pasar tradisional selama 14 hari, jika ada pedagang yang hasil swab-nya terkonfirmasi positif Covid-19.

Theresia Felisiani
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mengambil sikap tegas dalam melawan pandemi Covi-19.

Terbaru dikabarkan bahwa pemkot Solo akan menutup sementara aktivitas pasar tradisional selama 14 hari, jika ada pedagang yang hasil swab-nya terkonfirmasi positif terkena virus corona atau Covid-19.

Pemkot diketahui telah melakukan rapid test kepada para pedagang pasar tradisional di Solo.

Dari sekian pedagang yang menjalani rapid test, ada dua yang hasilnya dinyatakan reaktif. Dua pedagang berasal dari Pasar Depok.

"Ada dua pedagang hasil rapid tesnya reaktif. Dua pedagang ini dari Pasar Depok," kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2020).

Jokowi Minta Menteri dan Gugus Tugas Kendalikan Arus Balik untuk Cegah Gelombang Kedua Covid-19

Menghadapi New Normal, Presiden Jokowi Minta Uji Spesimen Corona Dilakukan Secara Masif

Update Covid-19 Global Rabu, 27 Mei 2020 Siang: Peru Catat 129.751 Kasus Terkonfirmasi

Dua pedagang yang hasil rapid test-nya reaktif tersebut sudah melakukan uji swab tenggorokan. Pihaknya masih menunggu hasil swab tersebut keluar.

"Kalau nanti ada pedagangnya positif satu akan ditutup selama 14 hari," terang Rudy.

Penutupan sementara selama 14 hari juga berlaku bagi pusat perbelanjaan maupun pasar modern di Solo, jika ada salah satu karyawannya terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona.

"Sementara ini belum ada yang terkena (virus corona). Baru dua pedagang hasil rapid test-nya reaktif. Mudah-mudahan hasil (swab) nanti negatif," imbuh dia.

Rudy mengimbau pedagang maupun pembeli untuk tetap melaksanakan protokol tetap (protap) kesehatan pencegahan Covid-19 dengan cara memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun.

"Jadi, mohon pengertiannya supaya pedagang dan pembeli tetap melaksanakan protap kesehatan penanganan Covid-19," ungkap Rudy.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, akan kembali melaksanakan rapid test setelah Lebaran dengan menyasar pasar tadisional dan pusat perbelanjaan.

"Seminggu setelah lebaran kita akan lakukan rapid test untuk pasar tradisional dan mal," ungkap Siti.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemkot Solo Akan Tutup Pasar Tradisional 14 Hari Jika Ada Pedagang Positif Corona", 
Penulis : Kontributor Solo, Labib Zamani
Editor : Khairina

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved