Breaking News:

New Normal Dunia Pendidikan, Dokter Anak Tak Setuju Sekolah Dibuka Kembali, Apa Alasannya?

Ada 14 anak yang meninggal dunia dari total sekitar 500 anak yang positif terjangkit virus corona Covid-19.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona ---- Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Proses belajar mengajar kembali berlangsung setelah sebelumnya sempat akan diliburkan selama 14 hari terkait lokasi observasi WNI dari Wuhan, China yang berada di Natuna. 

TRIBUNPALU.COM - Menjelang bermulanya era new normal atau tatanan kehidupan baru, pemerintah berencana membuka kembali sekolah.

Namun, rencana pembukaan kembali sekolah dan diadakannya kegiatan belajar mengajar di kelas menuai sejumlah kritikan.

Seperti yang diketahui, tahun ajaran baru rencananya akan dimulai kembali pada 13 Juli 2020 nanti.

Dari sisi tenaga medis, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan agar sekolah baru dibuka pada bulan Desember 2020 mendatang.



ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona ---- Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Proses belajar mengajar kembali berlangsung setelah sebelumnya sempat akan diliburkan selama 14 hari terkait lokasi observasi WNI dari Wuhan, China yang berada di Natuna.
ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona ---- Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Proses belajar mengajar kembali berlangsung setelah sebelumnya sempat akan diliburkan selama 14 hari terkait lokasi observasi WNI dari Wuhan, China yang berada di Natuna. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Ini Penjelasan Menteri Agama Soal Nasib Uang Jamaah yang Sudah Disetor

Seputar Pamitnya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada Warga Surabaya

Cuitan Bambang Widjojanto: Penangkapan Eks Sekretaris MA Nurhadi Dipimpin oleh Novel Baswedan

Anjuran tersebut merujuk dari angka pasien Covid-19 anak-anak yang meninggal.

Dikutip dari acara iNews Siang, Senin (1/6/2020), awalnya Dokter Spesialis Anak Yeni Rachmania menyinggung soal anjuran dari IDAI.

Anjuran tersebut menyarankan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk ditunda terlebih dahulu.

Alasan penundaan dibukanya sekolah melihat tren kasus Covid-19 yang masih bertambah.

"Kenapa? Karena dari yang kita tahu angka kejadiannya masih meningkat, yang sakit Covid masih bertambah terus," terangnya.

Kemudian alasan selanjutnya adalah angka kematian anak karena Covid-19 di Indonesia disebut cukup tinggi.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved