Breaking News:

New Normal Dunia Pendidikan, Dokter Anak Tak Setuju Sekolah Dibuka Kembali, Apa Alasannya?

Ada 14 anak yang meninggal dunia dari total sekitar 500 anak yang positif terjangkit virus corona Covid-19.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona ---- Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Proses belajar mengajar kembali berlangsung setelah sebelumnya sempat akan diliburkan selama 14 hari terkait lokasi observasi WNI dari Wuhan, China yang berada di Natuna. 

Simak videonya mulai menit ke-4.30:

Pendaftaran UTBK-SBMPTN 2020 Dibuka Selasa, 2 Juni 2020 Hari Ini, Simak Alur dan Persyaratannya

Total Kekayaan Nurhadi Eks Sekretaris MA yang Diciduk KPK setelah Sempat Buron, Jumlah Capai Rp33 M

Pandemi COVID-19 Belum Berakhir, WHO Laporkan Adanya Wabah Ebola Baru di Kongo

Tegal Tak Ingin Gegabah Buka Sekolah

Kota Tegal kini telah memasuki era new normal dimana masyarakat sudah mulai diperbolehkan beraktivitas seperti biasa dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan Covid-19.

New normal di Tegal telah berjalan sejak Sabtu (30/5/2020) lalu, yang nantinya akan dilaksanakan hingga Selasa (30/6/2020).

Meskipun sudah masuk ke new normal, Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi enggan gegabah membuka kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Dikutip dari acara SAPA INDONESIA PAGI, Senin (1/5/2020), Jumadi mengatakan sektor pendidikan perlu perhatian khusus sebelum bisa dibuka kembali.

"Saya melihatnya pendidikan ini perlu treatment (penanganan) khusus," kata dia.

"Ini perlu bicara dengan kementerian," tambahnya.



Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi di acara SAPA INDONESIA PAGI, Senin (1/5/2020). Jumadi mengatakan sanksi sosial dirasa cukup untuk memastikan warga Kota Tegal disiplin melaksanakan aturan new normal.
Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi di acara SAPA INDONESIA PAGI, Senin (1/5/2020). Jumadi mengatakan sanksi sosial dirasa cukup untuk memastikan warga Kota Tegal disiplin melaksanakan aturan new normal. (YouTube KompasTV)

Jumadi menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar memang harus terus dilanjutkan baik melalui media online atau melalui tatap muka.

"Kita cepat atau lambat memang harus dibuka pendidikan," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved