Bulutangkis

Tambah Lagi, 10 Nama Atlet Bulutangkis Sudah Lolos Kualifikasi Olympic 2020, Peluang Masih Terbuka

Bertambah lagi, 13 nama atlet bulutangkis ini lolos kualifikasi Olympic 2020. Peluang untuk menambah pemain masih terbuka, Hafiz/Gloria jadi kandidat.

Kolase badmintonindonesia.org oleh TribunPalu.com
Foto Marcus Gideo/Kevin Sanjaya dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan - Bertambah lagi, 10 nama atlet bulutangkis ini lolos kualifikasi Olympic 2020. Peluang untuk menambah pemain masih terbuka, Hafiz/Gloria jadi kandidat. 

TRIBUNPALU.COM - Turut terimbas pandemi Covid-19, helatan akbar olahraga sedunia, Olympic 2020 telah memutuskan akan digelar pada tahun 2021, di Tokyo, Jepang.

Dalam cabang olahraga bulutangkis, penghitungan poin untuk kualifikasi pun ikut terhenti akibat dibatalkan dan ditundanya beberapa turnamen penting.

Sebelumnya, penghitungan poin kualifikasi Olympic 2020 dimulai pada 29 April 2019, yakni terhitung sejak gelaran New Zealand Open 2019 Super 300.

Sementara, batas waktu pengumpulan poin berakhir pada 26 April 2020 atau pada gelaran Badminton Asian Champhionships 2020 pada 21-26 April 2020.

Jadwal Baru Turnamen Badminton Sepanjang 2020: Ada 20 Ajang Super Series dan 2 Turnamen Bergengsi

Namun belum sempat diselenggarakan, turnamen bulutangkis harus dihentikan karena penyebaran Covid-19 yang kian menjadi sejak Maret silam.

Turnamen yang dihelat sebelum akhirnya diberhentikan sementara adalah All England 2020 pada pertengahan Maret.

Saat ini Indonesia telah memposisikan 10 nama atlet bulutangkis yang sudah aman di ajang empat tahunan itu.

Dikutip TribunPalu.com dari Badminton Talk, berikut perwakilan Indonesia pada cabang olahraga bulutangkis di Olympic 2020:

1. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo - Ganda Putra

Laga Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di babak kedua All England 2020 -
Laga Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di babak kedua All England 2020 - (badmintonindonesia.org)

Sejak Februari 2020, nama ganda putra nomor satu dunia ini menjadi wakil pertama Indonesia.

Pasangan berjuluk The Minions ini telah menduduki puncak ranking BWF Race to Tokyo dengan perolehan 101.643 poin.

The Minions mengunci posisinya setidaknya berada pada dua besar hingga akhir periode kualifikasi Olympic 2020 pada 26 April mendatang.

Kepastian itu didapat setelah Marcus Gideon/Kevin Sanjaya berhasil menang atas ganda putra Korea Selatan di fase penyisihan Grup A pada Badminton Asia Team Championships 2020 pada Rabu (12/2/2020) sore.

Tak Banyak yang Tahu, Ini yang Harus Dibayar Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Usai Gagal jadi Juara Dunia

2. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan - Ganda Putra

Hendra Setiawan ungkap kenangan pahit selama berkarier di dunia bulutangkis, akui penyesalan terbesarnya saat gagal di Olympic 2016 bersama Ahsan.
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. (badmintonindonesia.org)

Melalui penghitungan poin Hendra/Ahsan telah memastikan diri ke Olympic 2020.

The Daddies ini menduduki peringkat kedua ranking BWF Race to Tokyo dengan perolehan 94.087 pada pekan ketujuh.

Saat itu, The Daddies telah mengumpulkan angka 96.717.

Kepastian tersebut The Daddies peroleh berkat kemenangannya atas wakil tuan rumah, Filipina.

The Daddies menang dengan skor akhir 21-16, 21-12 atas Peter Gabriel Magnaye/Alvin Morada pada Jumat (14/2/2020) sore di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina.

Hendra Setiawan Ungkap Kenangan Pahit selama Berkarier, Akui Penyesalan saat Gagal di Olympic 2016

3. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti - Ganda Campuran

Selebrasi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di final All England 2020, Minggu (15/4/2020) - Begini tiga potret manis Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti saat selebrasi final All England 2020, masih sama mesranya seperi dulu.
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di final All England 2020, Minggu (15/4/2020) (badmintonindonesia.org)

Pasangan nomor empat dunia itu telah berhasil meraih tiket Olympics sejak Maret 2020.

Kemenangan yang diperoleh dari ajang prestisius All England 2020 membuat pasangan ini melesat.

Dengan perolehan poin sebanyak 75.687 poin, Praveen/Melati dipastikan tetap berada di ranking 8 besar dunia hingga penghitungan poin telah berakhir.

3 Potret Manis Selebrasi Praveen/Melati di Final All England 2020, Masih Sama Mesranya seperti Dulu

4. Anthony Sinisuka Ginting - Tunggal Putra

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, melakukan selebrasi saat menjalani pertandingan melawan Chen Long pada perempat final Singapore Open 2019.
Anthony Sinisuka Ginting (BADMINTON INDONESIA)

Sejak 27 Mei 2020, Anthony Sinisuka Ginting telah merebut satu tiket Olympic 2020 di sektor tunggal putra.

Dikutip dari laman resmi Olympic,  jawara Indonesia Master 2020 itu telah mengumpulkan sebanyak 75.332 poin.

Sehingga ia mengamankan posisinya ke peringkat empat di ranking kualifikasi Olympic 2020.

Jauh-jauh Datang ke Istora demi Putranya, Ginting Ajak Ibunda Naik Podium Indonesia Masters 2020

5. Jonatan Christie - Tunggal Putra

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie saat melawan pebulu tangkis tunggal putra asal Denmark, Hans-Kristian Solberg Vittinghus dalam turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).
Jonatan Christie saat berlaga di Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019). (Warta Kota/Feri Setiawan)

Menyusul rekannya, Jonatan Christie juga memastikan posisinya aman sejak 27 Mei 2020.

Hal itu telah dipastikan lantaran Jonatan Christie mengisi peringkat ketujuh pada ranking kualifikasi Olympic 2020.

Saat ini, ia telah mengumpulkan poin sebanyak 72.940 poin.

Akrab dengan Lee Yong Dae, Jonatan Christie Akui Jarang Buka Sosmed & Sebut Ginting Suka Drama Korea

6. Greysia Polii/Apriyani Rahayu - Ganda Putri

Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Sudirman Cup 2019 -
Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Sudirman Cup 2019  (badmintonindonesia.org)

Satu slot sektor ganda putri dipastikan oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Jawara Indonesia Masters 2020 ini telah berada di ranking 7 kualifikasi Olympic 2020.

Saat ini, Greysia/Apriyani sudah mengumpulkan skor sebanyak 67.805 poin.

Cuma Punya Raket dan Uang Rp 200 Ribu, Ini Kisah Haru Apriyani Rahayu, Eng Hian:Dia Punya Tekat Kuat

Dengan ke-13 nama atlet tersebut, itu artinya Indonesia telah mengirimkan pemain secara maksimal di sektor ganda putra dan tunggal putra.

Tersisa satu slot di sektor ganda campuran dan ganda putri.

Sementara, di sektor tunggal putri masih belum dapat dipastikan posisinya hingga saat ini.

Namun, peluang Indonesia untuk mengirimkan lebih banyak pemain masih sangat terbuka.

Sebut saja pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Pasangan itu masih berpeluang besar untuk lolos kualifikasi Olympic 2020 meski persaingan terlihat begitu ketat di sektor itu.

Setidaknya untuk memastikan tiket itu, Hafiz/Gloria harus berhasil meningkatkan peringkat atau paling tidak bisa bertahan di posisi 8 besar dunia hingga batas akhir kualifikasi.

Gloria Emanuelle Blak-blakan soal Alasan Pilih Jadi Atlet, Hafiz Faizal Ngakak Dengar Pengakuannya

Di sektor tunggal putri, dua andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani masih mempunyai peluang untuk lolos kualifikasi Olympics.

Jika keduanya bisa mendapatkan hasil maksimal di sisa turnamen sebelum penghitungan poin berakhir.

Demi melanjutkan pengumpulan poin, pada pekan lalu Badminton World Federation (BWF) telah merilis aturan baru seputar kualifikasi Olympic 2020.

Berikut aturannya:

  • Semua poin yang telah didapat atlet dari turnamen yang telah selesai pada masa kualifikasi Olympic 2020 (sampai All England 2020) akan tetap masuk dalam poin Race to Tokyo.
  • Turnamen-turnamen yang telah dijadwal ulang oleh BWF terhitung dari Agustus-Desember 2020, hasilnya tidak akan masuk ke perhitungan poin Race to Tokyo.
  • Periode kualifikasi Olympic 2020 akan dimulai lagi pada pekan pertama hingga minggu ke-17 di tahun 2021, hanya mencakup turnamen yang telah tertunda atau batal akibat dampak Covid-19 di tahun 2020, di antaranya German Open, Swiss Open, Lingshui China Masters, Orleans Masters, India Open, Malaysia Open, Singapore Open serta kejuaraan kontinental individual (Badminton Asia Championships, European Championships dan sebagainya).
  • Pemain dari China dan Hong Kong yang tahun ini tidak mendapat poin dari kejuaraan Badminton Asia Team Championships 2020 (BATC) di Manila, Filipina, pada Februari lalu, akan mendapat poin dari Badminton Asia Mixed Team Championships 2021 (BAMTC). Hal ini dikarenakan absennnya kedua tim tersebut akibat peraturan pembatasan perjalanan akibat Covid-19 dari pemerintah Filipina.

(TribunPalu.com/Isti Prasetya)

Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved