Soal Kemarahan Jokowi, Ernest Prakasa Akui Mati Rasa: Mending Tunggu yang Riil, Baru Kasih Apresiasi

Ernest Prakasa beri komentar soal kemarahan Presiden Jokowi dalam sidang Kabinet Paripurna. Ia mengaku mati rasa dan hanya ingin menunggu hasil nyata

Joss Felix via Instagram Ernest Prakasa
Ernest Prakasa beri komentar soal kemarahan Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna. Ia mengaku mati rasa dan hanya ingin menunggu hasil nyata. 

"Mending nunggu sesuatu yg riil, baru kasih apresiasi," pungkasnya.

Cuitan ini pun mendapat respon dari penulis kondang Tanah Air, Okky Madasari.

Ia menyetujui argumen Ernest Prakasa.

Bahkan menurutnya aksi pejabat yang marah di hadapan publik adalah hal yang basi.

Ia juga menyebutkan beberapa contoh pejabat publik yang kerap memperlihatkan kemarahannya di depan publik.

"Setuju. Strategi publikasi marah-marah itu basi. Dari Bu Risma, Zumi Zola, sampai Pasha Ungu," balas @okkymadasari.

Tak berselang lama, penulis novel 'Pasung Jiwa' itu mencuitkan hal yang senada dengan isu yang dibicarakan Ernest Prakasa.

Ia menuliskan sebuah prinsip dasar kepemimpinan yang seharusnya diterapkan.

Yakni pemimpin harus memiliki sikap untuk memuji keberhasilan anak buah secara terbuka, menunjuk kesalahan anak buah secara tertutup, bahkan harus bertanggung jawab atas kesalahan timnya.

"Prinsip dasar kepemimpinan: memuji secara terbuka keberhasilan anak buah, memarahi anak buah secara tertutup, bertanggung-jawab atas kesalahan seluruh tim," tulis @okkymadasari, Senin (29/6/2020) siang.

Di sisi lain, kritik yang dilakukan Ernest Prakasa kepada pemerintah ini bukan kali pertama ia gaungkan.

Sekitar sebulan yang lalu, tanda pagar Saya Masih Percaya Jokowi dilambungkan oleh pengguna Twitter.

Tagar dengan maksud untuk mendukung kinerja pemerintah untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini terus menjadi trending topic hingga hari ini, Rabu (20/5/2020) siang.

Dilansir dari trends24.in/indonesia, #SayaMasihPercayaJokowi masih menduduki peringkat keempat top chart trending topic dengan jumlah 13 ribu cuitan.

Tagar itu digaungkan sejak 10 jam yang lalu dan terus menjadi perbincangan lebih dari 9 jam per hari ini.

Dilansir dari trends24.in/indonesia, #SayaMasihPercayaJokowi masih menduduki peringkat keempat
Dilansir dari trends24.in/indonesia, #SayaMasihPercayaJokowi masih menduduki peringkat keempat (trend24.in)

Soroti Peningkatan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ernest Prakasa: Masih Mau Terlena Kurva Melandai?

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved