Diselamatkan setelah Terombang-ambing di Laut, Hasil Tes 99 Pengungsi Rohingya Negatif Covid-19
99 pengungsi Rohingya yang masuk ke Indonesia dan diselamatkan di Aceh pada tanggal 24 Juni 2020 lalu telah dites Covid-19.
Selain faktor kemanusiaan, Indonesia juga akan mendalami lebih jauh kemungkinan para pengungsi adalah korban penyelundupan dan perdagangan manusia.
Menlu menyampaikan agar negara di kawasan ASEAN dan Australia terus meningkatkan kerjasama melawan kejahatan lintas negara, termasuk perdagangan orang dan penyelundupan manusia.
Tanpa kerjasama dengan negara lain, menurutnya akan sulit untuk memerangi kejahatan lintas negara ini.
“Dalam konteks ini kerjasama antara ASEAN dan Australia sangat penting dalam penanggulangan kejahatan lintas negara yang terorganisir,” ujar Retno
Menlu juga kembali menekankan dalam statement di pertemuan tersebut, Indonesia akan terus melakukan upaya untuk mengembalikan para pengungsi ke tempat asalnya yaitu di Rakhine State, Myanmar.
Indonesia juga mendorong agar Myanmar segera menciptakan situasi yang kondusif di Rakhine State.
“Saya menekankan bahwa situasi kondusif di Rakhine state harus segera di ciptakan. Apabila tidak, maka penderitaan orang-orang Rohingya akan terus berlanjut,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Telah Jalani Tes, 99 Pengungsi Rohingya Dinyatakan Negatif Covid-19