Virus Corona

Kasus Konfirmasi Positif Meningkat, WHO Sebut Pandemi COVID-19 Masih Jauh dari Kata Akhir

Sampai dengan Selasa (30/6/2020) ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 10 juta kasus konfirmasi positif secara global.

Twitter/@WHO
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan nama resmi untuk virus corona baru (2019-nCoV), COVID-19. 

TRIBUNPALU.COM - Kasus infeksi COVID-19 atau virus corona masih mengalami peningkatan dari hari ke hari.

Sampai dengan Selasa (30/6/2020) ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 10 juta kasus konfirmasi positif secara global.

Mengutip dari laman resmi WHO, peningkatan kasus ini terjadi secara signifikan sejak Maret lalu.

Bahkan belakangan ini laporan kasus harian bisa mencapai lebih dari 100 ribu kasus.

Selain tingginya angka kasus konfirmasi positif, jumlah kematian akibat pandemi ini juga tidak bisa dibilang sedikit.

Tercatat ada 500 ribu orang dari berbagai negara yang dinyatakan meninggal setelah terinfeksi virus ini.

Grafik kasus infeksi virus corona global
Grafik kasus infeksi virus corona global (WHO)

Berkaca pada kondisi tersebut, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menilai penyebaran virus masih terjadi.

"Banyak orang yang rentan, (dan) virus masih memiliki banyak ruang untuk bergerak," paparnya pada Senin (29/6/2020) lalu sebagaimana diwartakan CNA.

Update Corona Global, Rabu 1 Juli, Siang: Total Kasus 10,4 Juta, Angka Kematian Capai 508,228 Orang

Kemenlu Catat 1.109 Kasus WNI Terjangkit COVID-19 di 43 Negara per Selasa, 30 Juni 2020

Tedros bahkan menyebut pandemi COVID-19 ini masih jauh dari kata akhir.

"Kita semua menginginkan ini berakhir. Kita ingin melanjutkan hidup kita. Namun, kenyataan yang sulit ialah bahwa (pandemi) ini bahkan belum juga mendekati kata akhir." ungkap Dirjen Tedros Adhanom.

Halaman
123
Penulis: Clarissa Fauzany Priastuti
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved