Anies Baswedan Persilahkan Warga DKI Jakarta Gelar Unjuk Rasa di Masa PSBB Transisi

Anies mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan koordinator kegiatan unjuk rasa untuk memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19

YouTube BNPB Indonesia
Anies Baswedan dalam Konferensi Pers pada Senin (25/5/2020) di Graha BNPB. 

TRIBUNPALU.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan kegiatan unjuk rasa digelar saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi selama mengikuti protokol pencegahan Covid-19.

Anies menekankan, para pengunjuk rasa wajib menerapkan physical distancing guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Kemudian untuk kegiatan unjuk rasa dan lain-lain, ini harus dipastikan bahwa harus mengikuti protokol soal jaga jarak karena risikonya besar," ujar Anies dalam siaran YouTube Pemprov DKI Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Anies mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan koordinator kegiatan unjuk rasa untuk memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19 selama kegiatan berlangsung.

Sebaran Covid-19 Indonesia Rabu 1 Juli 2020: Maluku Utara Laporkan Lonjakan, 147 Kasus Baru Hari Ini

Punya Kekasih Baru saat Galih Ginanjar Masih Dipenjara, Barbie Kumalasari Sebut Tidak Selingkuh

"Nanti kita kordinasikan lebih jauh bahwa itu (penerapan protokol kesehatan Covid-19) bisa terjamin," kata Anies.

Anies memutuskan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hingga 14 hari ke depan. PSBB transisi awalnya berakhir pada tanggal 2 Juli besok.

Selama masa PSBB transisi, Anies menyampaikan tingkat kedisiplinan warga terhadap penerapan protokol kesehatan masih rendah.

Oleh karena itu, dia mengimbau warga tetap rajin mencuci tangan, menggunakan masker, dan saling menjaga jarak selama beraktivitas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Izinkan Unjuk Rasa dengan Protokol Pencegahan Covid-19", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved