Breaking News:

Linkin Park Layangkan Somasi karena Lagunya Dipakai Tanpa Izin: Kami Tidak Mendukung Donald Trump

Dalam video kampanye yang diunggah di Twitter pada Sabtu (18/7/2020) lalu, tim dari Donald Trump menggunakan lagu hit Linkin Park bertajuk In the End.

Instagram/linkinpark
Linkin Park. 

TRIBUNPALU.COM - Grup musik rock Linkin Park melayangkan somasi terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Hal ini terjadi menyusul adanya tim dari kepresidenan Donald Trump menggunakan musik mereka tanpa izin.

Dalam video kampanye yang diunggah di Twitter pada Sabtu (18/7/2020) lalu, tim dari Donald Trump menggunakan lagu hit Linkin Park bertajuk "In the End".

Dikutip dari roolingstone.com, video itu diunggah oleh Direktur Media Sosial Gedung Putih, Dan Scavino dan di-retweet oleh Donald Trump.

Kini, akun Dan Scavino telah dinonaktifkan setelah adanya laporan dari pemilik hak cipta.

Marc Marquez Cedera Parah di MotoGP Spanyol 2020, Valentino Rossi Ungkap Kekhawatirannya

Kemenkes Rilis Aturan Persalinan di Masa Pandemi Covid-19 untuk Melindungi Ibu dan Bayi Baru Lahir

Jaksa Agung: Vonis Dua Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap Novel Baswedan Sudah Sesuai Fakta

Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang virus corona baru, yang menyebabkan COVID-19, di Kebun Mawar Gedung Putih pada 14 April 2020, di Washington, DC.
Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang virus corona baru, yang menyebabkan COVID-19, di Kebun Mawar Gedung Putih pada 14 April 2020, di Washington, DC. (MANDEL NGAN / AFP)

Seperti dilaporkan Variety, Machine Shop Entertainment, perusahaan manajemen Linkin Park telah mengajukan pemberitahuan penghapusan ke Digital Millennium Copyright Act.

Linkin Park menegaskan bahwa mereka bukanlah pendukung Donal Trump dan video itu telah digunakan tanpa izin.

BCL Rilis Single 12 Tahun Terindah, Ibunda Ashraf Sinclair: Karunia Indah dari Allah SWT

Lirik Lagu dan Chord Gitar One More Light - Linkin Park: Who Cares If One More Light Goes Out?

"Linkin Park tidak mendukung Trump, atau memberi wewenang kepada organisasinya untuk menggunakan musik kami," tulis Linkin Park melalui akun Twitter mereka Sabtu malam.

Dua personel Linkin Park, Mike Shinoda dan Joe Hahn juga mengungkapkan persetujuan mereka tentang hal tersebut.

Diketahui video "In the End" versi Donald Trump dibawakan oleh Tommee Profitt berkolaborasi dengan Fleurie dan Jung Youth.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Linkin Park Layangkan Somasi ke Donald Trump", 
Penulis : Ira Gita Natalia Sembiring

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved