Kamis, 23 April 2026

Komentar Erick Thohir saat Jadi Presiden Inter Milan: Saya Merasa Jadi Pekerja Migran

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, dirinya pernah menjadi seorang pekerja migran Indonesia (PMI).

Instagram/erickthohir
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, dirinya pernah menjadi seorang pekerja migran Indonesia (PMI).

Hal tersebut diungkapkannya saat menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Jakarta, Selasa (18/8/2020). "Saya mensuport (PMI) karena saya sendiri pernah jadi PMI," ungkap Erick.

Diketahui, panyandang gelar Master of Business Administration dari Universitas Nasional California ini sempat aktif dalam bisnis di bidang olahraga di luar negeri.

Mulai basket hingga sepak bola.

Ia tercatat sempat mengakuisisi saham mayoritas Inter Milan, salah satu klub sepak bola besar di Italia.

Berkat itu, Erick lantas menjadi Presiden Inter Milan pada 2013.

Di Amerika, Covid-19 Jadi Penyebab Kematian Tertinggi Ketiga setelah Penyakit Jantung dan Kanker

ITS Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Dosen Tetap Non-PNS, Simak Syarat dan Cara Pendaftarannya

Bantuan Rp 600.000 untuk Karyawan Swasta Bakal Cair Mulai 25 Agustus, Ini 6 Syarat Penerima Bantuan

Update Covid-19 Indonesia Selasa 18 Agustus 2020: Tambah 1.848, Pasien Sembuh Mencapai 96.306 Kasus

Erick juga tercatat memiliki saham di klub sepak bola Amerika Serikat, DC United dan juga pernah menjadi pemilik klub bola basket NBA Philadelphia 76ers.

Erick menyebut, bisnisnya dalam dunia olahraga tersebut tak lantas membuatnya terlepas dari label PMI.

"Jadi kadang-kadang kalau merek PMI itu seakan-akan direndahkan, sebenarnya juga PMI dalam posisi tinggi," kata dia.

Ia juga mengaku heran karena banyak orang menganggap, bahwa PMI kerap dipandang sebelah mata.

Menurutnya, PMI memiliki peran yang besar dalam pembangunan perekonomian bangsa.

Sebab, PMI merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar bagi negara.

Oleh karena itu, pihaknya pun mengajak semua pihak untuk sama-sama memajukan nasib PMI demi kepentingan bangsa.

"Kita BUMN benar-benar harus jalan seiring untuk memastikan pahlwan devisa ini bisa menjadi bagian terpenting dalam pembangunan ekonomi ke depan," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadi Presiden Inter Milan, Erick Thohir Merasa Jadi Pekerja Migran"
Penulis : Achmad Nasrudin Yahya

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved