Cerita Atlet
Kisah Masa Kecil Gloria Emanuelle, Main Bulutangkis Pakai Tutup Panci hingga Minta Modal ke Tantenya
Kisah masa kecil Gloria Emanuelle Widjaja, hobi main bulutangkis pakai tutup panci hingga minta modal ke tantenya untuk beli raket dan sepatu.
TRIBUNPALU.COM - Pemain ganda campuran nomor dua di Tanah Air, Gloria Emanuelle Widjaja memiliki kisah menarik semasa kecilnya.
Pasangan Hafiz Faizal itu memang tidak terlahir dari keluarga yang telah berkecimpung dalam dunia bulutangkis.
Tetapi, berkat kemauannya yang kuat untuk menekuni kegemarannya, Gloria Emanuelle pun berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi pemain nasional Indonesia.
Semasa kecilnya, Gloria Emanuelle hanya bermain bulutangkis untuk mengisi waktu senggang di sore hari bersama sang ayah.
Namun, lama-kelamaan sang ayah melihat bakat dan kemauan Gloria Emanuelle.
• Bikin Pangling, Gloria Emanuelle Widjaja Tampil dengan Gaya Rambut Baru di PBSI Home Tournament
Menariknya, saat itu Gloria Emanuelle hanya bermodalkan tutup panci sebagai ganti raket untuk bermain bulutangkis bersama keluarganya.
Tetapi kemudian ia dibantu sang tante untuk membeli perlengkapan bulutangkis seperti sepatu dan raket.
Hingga akhirnya sang ayah memutuskan untuk memasukkannya ke sebuah klub bulutangkis di Bekasi, Jawa Barat.
Kisah tersebut Gloria ungkapkan dalam wawancara virtual bersama PBSI yang disiarkan secara langsung di akun Instagram resminya, @badminton.ina pada Minggu (22/8/2020) sore.
Acara yang dipandu oleh pewarta PBSI, Nafielah Mahmudah itu kemudian diunggah di Instagram TV.
• Gloria Emanuelle Blak-blakan soal Alasan Pilih Jadi Atlet, Hafiz Faizal Ngakak Dengar Pengakuannya
Mulanya, pewarta yang akrab disapa Mbak Naf itu menanyakan bagaimana kisah Gloria saat memutuskan menjadi atlet bulutangkis.
"Glo, dulu gimana awalnya terjun ke bulutangkis. Boleh dong diceritain Gloria tuh kenapa sih memilih jadi atlet? Padahal di keluarga kayaknya nggak ada ya yang jadi atlet?" tanya Mbak Naf.
"Nggak ada," singkat Gloria.
"Ceritanya pas umur 7 tahun papaku ngajakin aku main kan di rumah," lanjutnya.
Namun karena keterbatasan ekonomi, kala itu Gloria bersama ayahnya hanya menggunakan tutup panci untuk dijadikan raket.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/hafiz-gloria-all-england.jpg)