Breaking News:

UNDIP Bakal Laporkan Penyebar Hoaks Uang Pangkal Mahasiswa Baru Rp 87 Miliar

Rektor UNDIP Prof Dr Yos Johan Utama tengah mengkaji dan mempertimbangkan membawa kasus hoaks ini ke ranah hukum.

Instagram/infotembalang via TribunTravel.com
Patung Pangeran Diponegoro naik Kuda, pintu masuk Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang. 

TRIBUPALU.COM - Universitas Diponegoro (UNDIP) diterpa isu hoaks soal pungutan Rp 87 miliar dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

Hal ini pun membuat pihak universitas melakukan tindakan lanjut.

Rektor UNDIP Prof Dr Yos Johan Utama tengah mengkaji dan mempertimbangkan membawa kasus hoaks ini ke ranah hukum.

Hal itu dilakukan karena apa yang dilakukan pelaku penyebaran sangat merugikan institusi dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) UNDIP.

Prof Yos memastikan, kabar yang disebarkan tersebut tidak benar, suatu kebohongan kepada publik yang merugikan UNDIP.

Unggahan yang berawal dari sebuah akun yang memasang format kartu bukti kelulusan yang tidak sesuai dengan format resmi yang dikeluarkan oleh UNDIP.

Postingan itu sangat menyesatkan, sehingga UNDIP memastikan akan membawa masalah tersebut ke ranah hukum.

Menurutnya, langkah hukum diperlukan agar diperoleh kepastian apa yang sesungguhnya terjadi terkait penyebaran berita bohong di media sosial dan media massa.

Ada beberapa indikasi awal yang membuat UNDIP melihat ada keganjilan-keganjilan yang menyertainya.

“Tunggu laporan kami ke polisi. Biar tidak menjadi fitnah, semuanya kami laporkan lengkap dengan data-datanya," ungkapnya, Minggu (23/8/2020) malam.

Viral Para Menteri Foto Bareng tanpa Masker, Politikus PAN: Masyarakat Dikhawatirkan Mencontohnya

Anak dan Menantu Joko Widodo Maju Pilkada, Jimly Asshiddiqie: Secara Etika, Itu Tidak Pantas

Tanggapan Ustaz Yusuf Mansur yang Mendapat Komentar Jahat saat Minta Doa agar Cepat Sembuh

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved