Minggu, 17 Mei 2026

Virus Corona di Indonesia

Update Covid-19 Indonesia Minggu 13 September 2020: Ada 3.636 Kasus Baru, Total 54.649 Kasus Aktif

Update virus corona di Indonesia pada Minggu (13/9/2020) hari ini; tambah 3.636 kasus baru, total 54.649 kasus aktif.

Tayang:
Editor: Imam Saputro
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi update kasus Covid-19 - Update virus corona di Indonesia pada Minggu (13/9/2020) hari ini; tambah 3.636 kasus baru, total 54.649 kasus aktif. 

Dikutip dari CNA, di antara beberapa negara bagian di India, Maharashtra menjadi negara bagian yang sangat terdampak akibat Covid-19.

Kini, total kasus yang dikonfirmasi di Maharashtra mencapai angka 1 juta pada Jumat (11/9/2020) malam.

Hal ini menjadikan Maharashtra sebagai negara bagian atau provinsi pertama di dunia yang melewati batas satu juta jiwa.

Jika negara bagian terkaya di India itu diibaratkan sebagai sebuah negara, maka angka kasus Covid-19 yang dipegangnya akan menyaingi Rusia.

Sehingga, Maharashtra bisa menjadi negara dengan jumlah kasus virus corona tertinggi keempat di dunia.

Lagi-lagi Jadwal BLT Subsidi Gaji Mundur, Kali Ini Tahap 3 Ngaret Menjadi Tanggal Berikut

Perjalanan India memerangi pandemi Covid-19, jutaan orang melakukan pengujian setiap harinya. Tampak seorang petugas tengah melakukan pengujian.
Perjalanan India memerangi pandemi Covid-19, jutaan orang melakukan pengujian setiap harinya. Tampak seorang petugas tengah melakukan pengujian. (Sky News)

Pejabat dan ahli pemerintah menjelaskan, ada beberapa penyebab terus meningkatnya kasus di Maharashtra dan negara bagian lain di India.

Menurut mereka, kemungkinan besar akibat dari kegiatan ekonomi yang telah dimulai kembali.

Adanya beberapa festival lokal yang diadakan tanpa protokol kesehatan juga turut jadi 'penyumbang'.

IDI Desak Pemerintah Bentuk Komite Keselamatan untuk Lindungi Dokter dan Tenaga Kesehatan

Kemudian, ada banyak warga yang mengalami kelelahan mental akibat terlalu lama lockdown.

Adapun penyebab kelelahan akibat lockdown bisa memicu stres berat lantaran sulitnya keuangan dan kecemasan.

Banyak ahli kesehatan di India yang buka suara atas lonjakan kasus yang terus meninggi.

Seperti seorang profesor biostatistik dan epidemiologi di Universitas Michigan, Bhramar Mukherjee.

"Saya sangat kecewa dengan situasi pandemi di India," ujar Bhramar Mukherjee, yang kerap melacak situasi Covid-19 India dengan cermat, melalui akun Twitter-nya.

"Ini semakin buruk setiap minggu tetapi sebagian besar bangsa tampaknya telah membuat pilihan untuk mengabaikan krisis ini," katanya.

Sebelumnya diketahui, pemerintah India telah meningkatkan kemampuan pengujiannya dengan lebih dari satu juta pengujian setiap hari.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved