Breaking News:

Warga Mamuju Ditembak Kepalanya dengan Airsoft Gun Gegara Terlambat Kembalikan Mobil

Seorang konsultan di Kementerian PUPR Mamuju menembak kepala tetangganya hingga mengalami pendarahan serius.

Ilustrasi Penembakan
Ilustrasi Penembakan 

TRIBUNPALU.COM - Seorang konsultan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  Mamuju, Sulawesi Barat, menembak kepala tetangganya hingga mengalami pendarahan serius.

Tindakan itu dilakukan laki-laki berinisial AS pada Minggu (6/9/2020) malam, karena kesal korban terlambat mengembalikan mobil milik mertuanya.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju AKP Syamsuriyansah mengatakan, tembakan dengan airsoft gun itu dilakukan AS dari jarak 4 meter.

Data Terkini Covid-19 Dunia, Rabu 16 September 2020: India Catat Tambahan Kasus Sebanyak 23,6 Ribu

Akui Tak Ingin Lama-lama Hidup Sendiri, Ariel Noah: Selesai Pekerjaan Gue akan Mulai

Soroti Kritikan Ahok Soal Bongkar Pasang Direksi BUMN, Peneliti: Narasi Ahok Wajib Didengar

 

“Pelaku langsung tinggalkan lokasi usai menembak korban di rumah mertuanya," kata Syamsuriyansah dalam konferensi pers di Polresta Mamuju, Selasa (15/9/2020).

Setelah ditembak, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan.

Polisi yang mendapat laporan ada penembakan itu langsung menangkap pelaku di rumahnya.

Syamsuriyansah menyebut, AS tidak melawan saat ditangkap.

Najwa Shihab Ulang Tahun, Vidi Aldiano: Semoga Selalu Diberi Kekuatan untuk Mengungkap Kebenaran

Saat ini, AS ditahan Polresta Mamuju. Polisi juga menyita airsoft gun yang digunakan untuk menembak.

Satu butir peluru yang diambil dari kepala korban ikut disita polisi.

Syamsuriyansah juga menyebut, surat izin kepemilikan senjata itu saat ini sedang diperiksa keasliannya.

Karena perbuatannya, AS terancam dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP. Dia terancam hukuman penjara selama lima tahun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terlambat Kembalikan Mobil, Warga Mamuju Ditembak Kepalanya dengan Airsoft Gun", 
Penulis : Kontributor Polewali, Junaedi
Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved