Breaking News:

IDI Catat Telah Ada 117 Dokter yang Gugur Saat Menangani Pasien Covid-19

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mencatat sebanyak 117 dokter yang meninggal dunia dalam upaya menangani Covid-19

Xinhua via SCMP
Ilustrasi - Tim medis memberikan kode kepada salah satu pasien virus corona. Dokter di Wuhan mengisahkan bagaimana suka duka mereka dalam merawat pasien yang positif terkena virus. 

TRIBUNPALU.COM - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mencatat sebanyak 117 dokter yang meninggal dunia dalam upaya menangani Covid-19.

Dari catatan IDI, 117 dokter yang gugur tersebut di antaraya yakni 53 dokter spesialis, 62 dokter umum, dan 2 dokter residen.

"Di pelayanan kesehatan ini, bagi kawan-kawan yang melakukan perawatan kepada saudara kita yang sakit, perlu ditingkatkan perlindungannya," kata Ketua Umum PB IDI dr Daeng Faqih dalam dialog di Graha BNPB, Selasa (22/9/2020).

Daeng menjelaskan perlindungan tersebur di antaranya proses pendampingan, menjaga ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD).

"Satgas alhamdulillah sudah berusaha untuk mensupport APD. Alhamdulillah juga Satgas akan memberiksn perlindungan dalam bentuk pemeriksaan PCR secara gratis, ini sangat berarti bagi kami," lanjutnya.

Dirinya meyakini tes PCR bagi tenaga kesehatan termasuk dokter, akan menekan serendah-rendahanga proses penularan Covid-19 di lingkungan kesehatan

"Ini sangat tinggi risikonya, karena memang petugas kesehatan ini bersentuhan dengan pasien Covid-19. Proses-proses perlindungan bagi petugas kesehatan ini sangat berarti bagi kami," katanya.

"Kami apresiasi ini petugas kesehatan akan mendapatkan tes PCR gratis, meskipun ini baru dimulai di Jabodetabek. Kami harap ini akan dilakukan di semua daerah," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul IDI: 117 Dokter Telah Gugur Saat Menangani Pasien Covid-19

Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved