Senin, 13 April 2026

3 Hari Berturut-turut Pecah Rekor, Epidemiolog: Presiden Harus Pimpin Langsung Penanganan Covid-19

Terakhir, pada Jumat (25/9/2020) kemarin, tercatat lagi rekor kasus harian Covid-19 paling tinggi sebanyak 4.823 kasus.

Editor: Imam Saputro
Shutterstock
update virus corona atau covid-19 

TRIBUNPALU.COM - Penambahan kasus Covid-19 di Indonesia mencapai rekor dalam tiga hari berturut-turut.

Tercatat pada Rabu (23/9/2020) rekor kasus harian Covid-19 kembali dipecahkan setelah penambahan 4.465 kasus.

Kemudian, rekor kembali tercatat pada Kamis (24/9/2020) dengan total penambahan 4.634 kasus dalam 24 jam.

Terakhir, pada Jumat (25/9/2020) kemarin, tercatat lagi rekor kasus harian Covid-19 paling tinggi sebanyak 4.823 kasus.

Sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 266.845 kasus.

Tentu penambahan kasus yang semakin melonjak menjadi kekhawatiran publik.

Presiden Joko Widodo menyampaikan pengantar dalam Rapat Terbatas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (14/9/2020).
Presiden Joko Widodo menyampaikan pengantar dalam Rapat Terbatas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (14/9/2020). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Lantas apa pendapat dari ahli epidemiologi agar target penurunan Covid-19 tercapai?

Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono membeberkan beberapa masukan.

Pertama, ia menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil alih penanganan pandemi Covid-19.

Hal itu lantaran kasus harian Covid-19 di Indonesia memecahkan rekor sebanyak tiga kali pada pekan ini.

"Jadi kalau sesuai dengan targetnya enggak tercapai, ya sudah."

"Presiden harus pimpin langsung penanggulangan (Covid-19)," kata Pandu kepada Kompas.com, Jumat (25/9/2020)

Pakar epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono.
Pakar epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono. (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

"Tidak ada lagi Gugus Tugas, tidak ada Satgas, pemerintah dengan kementerian-kementerian menanggulanginya," ucap Pandu.

Pandu menilai, penanganan saat ini belum efektif untuk menekan penularan Covid-19.

Alhasil penularan di masyarakat masih terus terjadi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved