Kursi Kosong untuk Menkes Terawan Tuai Kontroversi, Najwa Shihab Akui Sudah Pikirkan Risikonya

Najwa Shihab menjawab pro dan kontra yang muncul setelah dirinya mewawancari kursi kosong yang disediakan untuk Menteri Kesehatan, Terawan Agus.

(Youtube/Najwa Shihab)
Najwa Shihab bersikap seakan-akan sedang berdialog langsung dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di panggung Mata Najwa. 

(b) Pak Terawan juga sosok yang eksis dan hidup, sehingga Pak Terawan bisa menjawabnya kapan saja, bahkan sejujurnya boleh menjawabnya di mana saja.

Sebagai pengampu Mata Najwa, tentu saya berharap ia bersedia hadir di program saya.

Namun, sebagai bagian dari komunitas pers lebih luas dan juga seorang warga negara, saya sudah cukup senang jika Pak Menteri menjawab kegelisahan publik walau itu tidak dilakukan di #MataNajwa.

Sebab kerja-kerja mengawasi proses politik dan pengambilan kebijakan adalah tugas bersama, dan saya percaya @Narasi.tv tidak sendirian melakukannya.

Saya memikirkan dengan cukup masak saat menghadirkan bangku kosong ini, termasuk risiko dituduh melakukan persekusi atau bullying.

Saya berkeyakinan, elite pejabat, apalagi eksekutif tertinggi setelah presiden, bukanlah pihak yang less power -- aspek penting yang menjadi prasyarat sebuah tindakan bisa disebut persekusi atau bullying.

Sulit menganggap pejabat elite adalah pihak yang lemah.

Saya tidak cemas dengan Pak Terawan, karena seorang yang menjadi menteri pastilah sosok mumpuni dan berpengalaman.

Yang kita cemaskan adalah perkembangan pandemi ini.

Dan karena itulah Pak Terawan menjadi penting karena, betapa pun banyaknya tim ad-hoc yang dibentuk, urusan kesehatan tetaplah pengampunya adalah Menteri Kesehatan.

#MataNajwaMenantiTerawan

Diberitakan sebelumnya, Najwa mengutarakan sejumlah pertanyaan kepada kursi kosong.

Kursi kosong tersebut sedianya untuk Menkes Terawan yang hingga kini masih belum menyepakati hadir di Mata Najwa.

Selama pandemi, Mata Najwa telah berbincang dengan sejumlah pejabat di berbagai level pengambilan kebijakan.

Para kepala daerah, jajaran menteri kabinet, ketua satgas dan komite, bahkan juga berbincang secara eksklusif dengan Presiden Jokowi khusus soal penanganan covid beberapa waktu lalu.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved