Penjelasan Dokter Soal Seorang Anak di Gowa yang Tiba-tiba Tak Bisa Melihat Diduga karena Radiasi HP
Ririn Indrianti Amran (10), seorang siswi kelas 6 SD di Kabupaten Gowa mengalami gangguan mata diduga akibat radiasi handphone.
Dan keesokan harinya pada saat dia bangun pagi, kedua mata Ririn tidak bisa melihat lagi.
"Awalnya mata sebelah kiri yang tidak bisa melihat. Pas bangun pagi tidak bisa mi melihat kedua matanya, dia bilang sebelumnya masih ada lihat bayangan tapi pas bangun pagi tidak bisa lihat apa-apa," ucapnya.
Hari Minggu, kata Sataria, Ririn dibawa ke dokter praktik guna medapatkan perawatan medis.
"Hari Senin dibawa lagi ke rumah sakit sampai sekarang. Dari hasil pemeriksaan sementara kemungkinan kata dokter ada tumor atau benjolan. Tapi kita masih tunggu hasilnya lagi," ujarnya.
Dia mengungkapkan, selama proses medis cucunya menggunakan biaya umum karena tak memiliki BPJS.
Menurut Sataria, dia menduga salah satu penyebab cucunya tak bisa melihat karena efek radiasi handphone yang biasa dia gunakan saat belajar secara daring atau online.
"Kalau belajar di HP dari jam 8 pagi sampai 12 siang. Mungkin juga karena radiasi HP. Sudah belajar biasa dia main tapi tidak bawa HP, dia simpan di rumah," ungkapnya.
Di rumah, anak kedua dari pasangan Amran Jafar, (40) dan Sarianti, (36) ini tak pernah sepi dari perhatian warga sekitar.
Warga sekitar rumahnya menjenguk Ririn dan melihat kondisi yang ia alami.
Dia berharap agar cucunya segera sembuh serta mendapatkan bantuan agar mempermudah biaya perawatan medisnya.
(Tribun Gowa, Sayyid Zulfadli)
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Bocah di Gowa Tiba-tiba Buta, Benarkah Karena Radiasi HP? Berikut Penjelasan Dokter Spesialis Mata