Minggu, 19 April 2026

Belum Usai Pandemi Covid-19, Wabah Flu Burung Merebak di Prefektur Miyazaki Jepang

Belum usai pandemi Covid-19, wabah flu burung turut merebak di sejumlah prefektur di Negeri Matahari Terbit tersebut.

Gov.uk
ILUSTRASI ayam pedaging. 

TRIBUNPALU.COM - Seluruh dunia saat ini tengah dilanda wabah virus corona penyebab penyakit Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai pandemi global.

Tak terkecuali Jepang.

Di Jepang sendiri, kasus infeksi Covid-19 tercatat sebesar 146.760.

Sementara, angka kematian sebanyak 2.119 dan 123.445 orang telah dinyatakan sembuh per Selasa (1/11/2020) berdasarkan data dari situs worldometers.info.

Namun, belum usai pandemi Covid-19, wabah flu burung turut merebak di Negeri Matahari Terbit tersebut.

Bahkan, wabah flu burung (Avian Influenza) di Jepang tersebar di beberapa prefektur.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Terus Melonjak, Luhut Binsar: Jangan Ada Kerumunan dengan Alasan Apa Pun

Baca juga: Anies Baswedan Positif Covid-19: Jalani Isolasi Mandiri, Unit Kantor Gubernur DKI Jakarta Ditutup

Baca juga: Intelijen Jepang Sebut Kim Jong Un Sudah disuntik Vaksin Covid-19 China

Baca juga: Lebih dari 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Asal Rusia, Sputnik V, Bakal Diproduksi di India

Baca juga: Sejarah Hari AIDS Sedunia 1 Desember dan Kumpulan Ucapan dari Para Tokoh Dunia

ILUSTRASI ayam pedaging.
ILUSTRASI ayam pedaging. (Gov.uk)

Pada Selasa hari ini, Kementerian Pertanian Jepang mengungkapkan, kasus flu burung terdeteksi di Prefektur Miyazaki.

Miyazaki merupakan prefektur keempat di Jepang yang mencatatkan kasus infeksi flu burung.

Gelombang infeksi flu burung di peternakan-peternakan unggas telah memicu wabah terburuk di negara itu dalam kurun waktu lebih dari empat tahun.

Dikutip TribunPalu.com dari laman Channel News Asia, kasus avian influenza ditemukan di sebuah peternakan unggas di Kota Hyuga, Prefektur Miyazaki, Pulau Kyushu yang berada di barat laut Jepang.

Hal itu diumumkan di situs resmi Kementerian Pertanian Jepang.

Namun, tidak ada kemungkinan manusia tertular flu burung dari makan daging atau telur unggas, lanjut pihak kementerian.

Flu burung, yang tercatat sebagai wabah terburuk Jepang sejak setidaknya tahun 2016, itu bermula pada awal bulan November lalu di Prefektur Kagawa di Pulau Shikoku, yang letaknya tak jauh dari Pulau Kyushu.

Sekitar 40.000 ekor di peternakan di Miyazaki akan disembelih dan dikubur.

Sementara, kegiatan ekspor di radius tiga kilometer dari peternakan itu akan dilarang.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved