Breaking News:

Satgas Covid-19 Tegaskan Positif Covid-19 Bukanlah Aib: Jangan Ada Sikap Diskriminatif!

Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat tak mendiskriminasi pasien Covid-19 yang ada di lingkungan mereka.

Editor: Lita Andari Susanti
Xinhua via SCMP
Ilustrasi - Tim medis memberikan kode kepada salah satu pasien virus corona. Dokter di Wuhan mengisahkan bagaimana suka duka mereka dalam merawat pasien yang positif terkena virus. 

TRIBUNPALU.COM -  Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat tak mendiskriminasi pasien Covid-19 yang ada di lingkungan mereka.

Menurut Wiku, terinfeksi virus corona bukanlah sebuah aib. Dukungan kepada pasien justru sangat dibutuhkan untuk membantu proses penyembuhan.

"Jangan ada sikap diskriminatif kepada keluarga atau kerabat yang didapati positif Covid-19, positif Covid bukanlah aib," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12AQzAZ1/12/2020).

"Sebaliknya, dukungan kepada mereka yang menderita Covid-19 dapat membantu proses penyembuhan mereka," tuturnya.

Baca juga: Pria di Palembang Nekat Remas Payudara Pasien Lain saat Tengah Jenguk sang Ibu di RS

Baca juga: Update Corona Global, Rabu 2 Desember 2020: Catat 546,265 Kasus Baru dalam 24 Jam

Baca juga: Atta Halilintar Berencana akan Mengajak Aurel Hermansyah ke Malaysia untuk Temui Orangtuanya

 

Dalam kesempatan yang sama, Wiku juga meminta masyarakat mendukung upaya tracing yang tengah digenjot pemerintah. Tracing merupakan penelusuran kontak terdekat pasien Covid-19.

Upaya tracing, kata Wiku, sama pentingnya dengan testing dan treatment. Melalui tracing, tenaga kesehatan akan melakukan pelacakan sehingga kontak terdekat pasien Covid-19 dapat ditemukan dan segera dilakukan testing.

Jika hasil swab test menunjukkan seseorang positif Covid-19, maka orang tersebut akan mendapat treatment atau perawatan sehingga dapat segera sembuh.

Wiku menyebut, semakin cepat tracing dilakukan, kesempatan untuk sembuh dari infeksi virus corona juga akan semakin besar.

"Oleh karena itu, saya meminta siapapun Anda, baik masyarakat biasa maupun tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh daerah, pejabat, agar sepenuhnya mendukung upaya tracing yang dilakukan oleh tenaga kesehatan," ujar Wiku.

"Tunjukkan sikap kooperatif dan terbuka saat wawancara dilakukan, sehingga petugas dapat memetakan kontak terdekat dengan baik," tuturnya.

Wiku juga meminta masyarakat untuk tak menghalang-halangi upaya petugas dalam melakukan tes Covid-19. Ia mengingatkan, ada sanksi bagi mereka yang menghalangi petugas.

Menurut Wiku, kerja sama dari seluruh pihak menjadi kunci dalam mengendalikan pandemi.

"Ingat, upaya penanganan Covid-19 berjalan dengan baik apabila seluruh pihak dapat saling mendukung," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satgas: Jangan Diskriminatif, Positif Covid-19 Bukan Aib", 
Penulis : Fitria Chusna Farisa
Editor : Diamanty Meiliana

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved