Breaking News:

Pilkada 2020

Cerita Warga Palu Berpartisipasi di Pesta Demokrasi 9 Desember di Tengah Pandemi Covid-19

" Hanya pakai masker, dan cuci tangan tentu tidak repot, kita patuh saja agar sama-sama sehat, "ujarnya.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Imam Saputro
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga megikuti simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di gedung KPU, Jakarta, Rabu (22/7/2020). Simulasi tersebut digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. 

TRIBUNPALU.COM- Waktu sudah hampir menuju pukul 11.00 Wita, ketika M Febriandy mulai bersiap untuk menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hari ini Rabu, 9 Desember 2020 ia dan 250 ribuan warga Palu akan memberikan suaranya di Pemilihan Wali Kota Palu dan juga Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah.

Di tengah terik matahari Kota Palu, ia menuju TPS bernomor 017 sesuai dengan jam yang tertera pada undangan.

Tak lupa sebelum berangkat, ia mencuci tangan serta memakai masker.

Baca juga: Hasil Quick Count Pilkada Kota Palu 2020 Resmi KPU: Pasangan Hadianto-Reny Unggul 51,4%

Febriandy mendapatkan jadwal pukul 11.00 Wita. 

Di TPS tujuan, suasana tak begitu ramai, hanya ada petugas pemungutan suara dan beberapa warga yang menunggu menggunakan hak pilihnya.

Pasalnya setiap warga sudah diberi jadwal untuk datang ke TPS agar tak terjadi kerumunan di TPS.

Para petugaspun mengenakan masker, face shield dan sarung tangan demi melaksanakan protokol kesehatan.

Sebelum masuk TPS, ia dicek suhu tubuh oleh petugas, lalu dibagikan sarung tangan plastik.

Semisal ada warga yang tak patuh dengan protokol kesehatan seperti tak mengenakan masker, maka petugas yang berjaga akan meminta warga untuk pulang dan memakai masker.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved