Breaking News:

OJK Sulteng

Hingga Oktober 2020, Satgas Waspada Investasi Blokir 206 Fintech Lending dan 154 Entitas Ilegal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah mengimbau warga untuk berhati-hati dalam berinventasi maupun meminjam dana pada layanan jasa keuangan.

handover
Kepala OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah mengimbau warga untuk berhati-hati dalam berinventasi maupun peminjaman dana pada penyelenggara layanan jasa keuangan.

Kepala OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar menyebutkan, pihaknya terus meningkatkan upaya penindakan fintech peer to peer lending ilegal serta penawaran investasi dari entitas yang tidak berizin melalui peningkatan patroli siber (cyber patrol).  

“Jika kamu mendapat tawaran investasi, pastikan selalu perusahaan itu memiliki izin dari lembaga yang berwenang dan tawaran keuntungan masuk akal,” kata Gamal Abdul Kahar dalam rilis OJK Sulteng diterima TribunPalu.com, Selasa (22/10/2020).

Dia menambahkan, OJK melalui Satgas Waspada Investasi (SWI) menemukan maraknya fintech peer to peer lending dan penawaran investasi ilegal melalui berbagai saluran teknologi komunikasi di masyarakat.

“Patroli siber terus kami gencarkan agar bisa menemukan dan memblokir fintech lending ilegal dan penawaran investasi ilegal sebelum bisa diakses dan memakan korban di masyarakat,” ujar Gamal Abdul Kahar.

Baca juga: Rumor Sandiaga Uno jadi Masuk Kabinet di Tengah Isu Reshuffle, Ini Kata Gerindra

Baca juga: Hari Ibu 22 Desember, Ini Cara Membuat Kartu Ucapan Selamat Hari Ibu di Google Doodle

Baca juga: Isu Reshuffle Menguat, Presiden Jokowi Disebut Akan Panggil Calon Menteri Baru Hari Ini ke Istana

Pada Oktober 2020, SWI memblokir 206 fintech lending ilegal dan 154 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Satgas sejak 2018 hingga Oktober 2020 telah menghentikan 2.923 fintech lending ilegal.

Sementara 154 entitas yang menawarkan investasi ilegal terdiri dari 114 Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) tanpa izin,  2 koperasi tanpa izin, 6 aset kripto tanpa izin, 8 money game tanpa izin, 3 kegiatan yang menduplikasi entitas yang memiliki izin, dan  21 kegiatan lainnya.

Informasi mengenai daftar perusahaan fintech lending yang terdaftar dan berizin OJK serta daftar perusahaan investasi ilegal dapat dilihat di website OJK.

Masyarakat juga bisa menghubungi Kontak OJK 157 dan whatsapp 081157157157 untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan jelas atau email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Daftar Fintech Ilegal

Daftar Entitas Ilegal

Kenali 6 ciri-ciri investasi ilegal:

- Menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu cepat

- Menjanjikan bonus dari perekrutan anggota baru

- Memanfaatkan tokoh masyarakat/tokoh agama

- Janji aset aman dan jaminan pembelian kembali

- Klaim tanpa risiko (free risk)

- Legalitas tidak jelas.(*)

Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved