Breaking News:

Blusukan Menteri Risma Tuai Kritikan, Yunarto Wijaya: Tapi Tak Bisa Dibantah Urusan Output Kerjanya

Pengamat politik Yunarto Wijaya berkomentar soal aksi blusukan yang dilakukan Mensos Risma yang menuai pro dan kontra di media sosial.

Penulis: Isti Tri Prasetyo | Editor: Imam Saputro
Kolase TribunPalu.com - Tribunnews.com x YouTube Najwa Shihab
Pengamat politik Yunarto Wijaya berkomentar soal aksi blusukan yang dilakukan Mensos Risma yang menuai pro dan kontra di media sosial. 

Satu di antaranya adalah komentar politisi Fahri Hamzah.

Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI itu mengingatkan Risma bahwa cara kerja menteri memiliki perbedaan dengan cara kerja wali kota.

Baca juga: Sebut Aksi Blusukan Risma di DKI Bisa Timbulkan Fitnah, Pengamat: Bisa ke Jawa Timur atau Jawa Barat

Menurutnya, menteri hanya bekerja secara sektoral tetapi mencakup skala nasional.

Sementara, wali kota bekerja terbatas pada wilayah atau kota.

Lebih lanjut, Fahri Hamzah menegaskan bahwa kemiskinan justru banyak ditemukan di daerah terpencil, di luar kantor kerjanya Jakarta Pusat.

"Staf-nya bu Risma harus kasi tau beliau beda jadi walikota dan Menteri.

Perbedaan tidak saja pada filosofi, skala, juga metode.

Menteri Tidak dipilih tapi ditunjuk, kerja sektoral saja dan berlaku di seluruh negeri.

Walikota dipilih, non sektoral tapi terbatas kota. #MenSOS," tulis @Fahrihamzah, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Mensos Risma Sebut Bansos 2021 Akan Berbeda dengan Bansos 2020, Ini Penjelasannya

Menyikapi tersebut, Yunarto Wijaya menilai sebagai hal yang wajar jika pendekatan Risma yang turun ke lapangan menuai pro dan kontra.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved