Breaking News:

Gempa Mamuju

Dosen Unhas Dasad Latif Curhat Detik-detik Terjadinya Gempa Mamuju Dini Hari Tadi

Gempa bumi 6,2 SR yang mengguncang Majene, Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/2/2021) dini hari, menyebabkan sejumlah bangunan di Mamuju, ambruk.

Kolase foto/via INSTAGRAM.COM/@DASADLATIF212/istimewa
Dai kondang Ustadz Dasad Latif yang juga Dosen Unhas selamat dari Gempa Mamuju, Jumat (15/1/2021) 

TRIBUNPALU.COM - Seorang Ustadz di Mamuju selamat dari gempa 6,2 SR yang meruntuhkan hotel dan bangunan pada hari Jumat (15/1/2021)

Gempa bumi 6,2 SR yang mengguncang Majene, Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/2/2021) dini hari, menyebabkan sejumlah bangunan di Mamuju, ambruk.

Majene dan Mamuju, ibu kota Sulawesi Barat, adalah dua kabupaten yang bertetangga.

Bangunan ambruk, antara lain Kantor Gubernur Sulbar dan Hotel Matos atau Maleo Town Square.

Di kantor gubernur, 2 petugas jaga bernama bernama Isra dan Rahman dilaporkan tertimpa reruntuhan.

Baca juga: Viral di Cianjur Kuda Penarik Delman Terkapar di Jalan, Kusir Malah Terus Berulangkali Mencambuknya

Baca juga: Raffi Ahmad Buka Suara Soal Aksinya Langgar Protokol Kesehatan seusai Suntik Vaksin Covid-19

Sementara di Hotel Matos, belum diketahui jumlah korban.

Dai kondang, Ustadz Dasad Latif nyaris jadi korban gempa di Mamuju.

Rencananya, dosen Unhas jurusan FISIP atau Universitas Hasanuddin  itu akan menginap di Hotel Matos.

"Rencananya saya tadi malam nginap di Hotel Maleo," demikian ditulis Ustadz Dasad Latif di grup WhatsApp Geng Makassar, saat berbagi kabar tentang kondisi dirinya di Mamuju, Jumat pagi.

Namun, sekitar 20 menit sebelum tiba di hotel, di Jl Yos Sudarso, Mamuju, gempa 6,2 SR yang berpusat di Majene mengguncang Sulawesi Barat dan menyebabkan bangunan hotel ambruk.

Halaman
1234
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved