Breaking News:

Warga Malunda Mengungsi di Bukit Karena Rumahnya Rata dengan Tanah, Akibat Guncangan Gempa

Warga Malunda masih bertahan mengungsi di bukit karena rumahnya rata dengan tanah, akibat guncangan gempa.

Tribun Timur
Rubuhnya rumah warga akibat gempa bumi yang berkekuatan 6,2 magnitudo 

TRIBUNPALU.COM - Gempa Bumi telah mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada Jumat (15/1/2021) pukul 02.30 WITA dini hari.

Gempa terjadi dengan kekuatan 6,2 magnitudo.

Warga Kecamatan Malunda mengungsi ke Bukit Tinggi dan SPN Batua serta Desa Pattebeang karena dataran tinggi.

Ini dilakukan untuk menghindari potensi gempa susulan dan tsunami.

Pantauan Tribun Timur (Tribun Network), kondisi warga saat mendirikan tenda darurat di lokasi pengungsian sejak tadi malam.

Tak hanya rumah warga, puluhan bangunan pun ikut runtuh.

Termasuk bangunan SPN Mekatta di Kecamatan Malunda bahkan pintu gerbang SPN Mekkatta nyaris rubuh total.

Baca juga: Update Gempa Majene, Data BNPB: 34 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulbar

Diketahui pusat gempa di Kabupaten Majene dengan kedalaman 10 km (kilometer).

Salah satu warga, Nadira, yang ditemui di pengungsian mengatakan untuk saat ini mereka belum berpikir untuk kembali ke rumah.

"Mau apa juga kembali ke rumah karena sudah hancur. Semua rubuh dan retak-retak," ujar Nadira.

Rubuhnya rumah warga akibat gempa bumi yang berkekuatan 6,2 magnitudo
Rubuhnya rumah warga akibat gempa bumi yang berkekuatan 6,2 magnitudo (Tribun Timur)
Halaman
12
Penulis: Nuri Dwi Yanti
Editor: Isti Prasetya
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved