Breaking News:

Dukung Operasi Penanganan Gempa, PMI Bangun Gudang Logistik Darurat di Mamuju dan Majene, Sulbar

Nantinya pengaturan distribusi bantuan dan logistik bencana gempa Sulbar PMI akan dipusatkan di dua gudang tersebut.

Editor: Imam Saputro
Tangkapan layar Youtube Linjamsos Oke
Pusat perbelanjaan Maleo Town Square, Mamuju yang rusak berat akibat gempa. 

TRIBUNPALU.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) membangun dua gudang logistik Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (25/1/2021).

Staf Logistik PMI Pusat Ilham Husnul mengatakan pendirian gudang tersebut untuk menunjang operasi penanganan bencana gempa bumi di Sulawesi Barat.

Nantinya pengaturan distribusi bantuan dan logistik bencana gempa Sulbar PMI akan dipusatkan di dua gudang tersebut.

“Pelayanan dan distribusi bantuan menjadi prioritas PMI dalam penanganan bencana tersebut,” kata Ilham dalam keterangannya, Senin (25/1/2021).

Sebanyak 6 relawan Tim Logistik PMI Pusat dikerahkan dalam respons bencana gempa Sulbar, bersama dengan relawan lokal untuk menyiapkan gudang darurat.

Gudang berkapasitas 240 meter persegi itu berfungsi sebagai penyimpanan bantuan dan logistik agar terjaga kondisinya.

Pendampingan sistem logistik juga dilakukan Tim Logistik kepada relawan lokal.

"Kami turunkan empat personel bangun mobile Storage unit. Satu relawan mendampingi di Mamuju dan satunya di Majene," katanya.

Distribusi logistik di Sulbar disebutnya belum merata. Selain karena hambatan medan, kondisi itu juga karena sejumlah dokumen penting masyarakat sebagai syarat penerima bantuan pemerintah lenyap.

Berdasarkan hasil pendataan cepat (Rapid Assessment) PMI, sejumlah kebutuhan yang mendesak yakni air bersih dan makanan, bantuan kesehatan, kelengkapan rumah tangga berupa selimut dan tenda.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved