Breaking News:

Nasib Calon Haji Tahun 2021 Belum Pasti, Sedangkan Calon Jemaah Umrah Harus Lolos Persyaratan Ini

Tidak hanya calon haji, rintangan menuju Mekkah juga dirasakan calon jemaah umroh. Di masa pandemi ini mereka harus lolos beberapa persyaratan.

Penulis: Muh Ruliansyah | Editor: Muh Ruliansyah
Tribun Batam/Candra P. Pusponegoro
Umat muslim sedang berdoa di depan Kakbah di Kota Mekkah, Arab Saudi, (7/6/2012) lalu. Sepanjang waktu, tempat ini selalu dibanjiri umat Islam dari seluruh dunia untuk mereka yang menunaikan ibadah umrah dan haji. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Nasib calon haji tahun 2021 belum ada titik terang.

Hingga saat ini pemerintah belum bisa memberikan kepastian soal kuota dan jadwal pemberangkatan calon tamu Allah.

Untuk tahun ini, pemberangkatan calon haji termasuk untuk wilayah Sulteng masih menunggu keputusan resmi dari Raja Arab, Salman bin Abdul Aziz Assaud.

Tidak hanya calon haji, rintangan menuju Mekkah juga akan dirasakan calon jemaah umrah.

Baca juga: Surat Raja Arab Jadi Penentu Pemberangkatan 706 Calon Haji Palu Tahun 2021

Pasalnya, di masa pandemi ini calon jemaah umrah harus lolos beberapa persyaratan dan protokol kesehatan.

Persyaratan:

  1. Batas usia calon jemaah umrah harus sesuai aturan Pemerintah Arab Saudi (18-60 tahun).
  2. Bebas penyakit penyerta atau komorbid (sesuai ketentuan Kemenkes RI).
  3. Wajib menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut pihak lain atas risiko Covid-19.
  4. Melampirkan bukti bebas Covid-19 (berdasarkan hasil PCR/swab test dari rumah sakit atau laboratorium yang sudah terverifikasi Kemenkes. Hanya berlaku 72 jam sejak pengambilan sampel hingga waktu keberangkatan atau sesuai ketentuan pemerintah Arab Saudi).

Protokol Kesehatan:

  1. Seluruh layanan kepada jemaah umrah harus sesuai dengan protokol kesehatan.
  2. Pelayanan kepada jemaah saat masih berada di dalam negeri harus sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan dari Kemenkes.
  3. Pelayanan kepada jemaah saat berada di Arab Saudi harus sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
  4. Protokol kesehatan selama jemaah berada di dalam pesawat terbang harus sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan penerbangan yang berlaku.
  5. Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) bertanggung jawab atas penerapan protokol kesehatan jemaah selama di tanah air, selama dalam perjalanan, dan selama di Arab Saudi.

Sementara itu musim pemberangkatan haji 1442 H akan dimulai sekitar Juni 2021, atau sebulan setelah Lebaran Idul Fitri.

Pemberangkatan haji nasional tahun pandemi, sejatinya 26 Juni 2020.

Namun, hingga saat ini, ibadah rukun Islam kelima di tahun 1442 H belum terealisir. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved