Breaking News:

Umrah Saat Pandemi

Bikin Calon Jemaah Umrah Indonesia Gagal Berangkat, Seberapa Parah Kasus Covid-19 di Arab Saudi?

Pemerintah Arab Saudi resmi mengeluarkan larangan penerbangan dari 20 negara termasuk Indonesia.

KOMPAS/Agus Mulyadi
ILUSTRASI - Jemaah haji tengah melakukan tawaf, mengelilingi Kabah di area Masjidil Haram, Mekkah, pada musim haji 2012. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Arab Saudi resmi mengeluarkan larangan penerbangan dari 20 negara termasuk Indonesia, Selasa (2/2/2021).

Akibat larangan tersebut, calon jemaah umrah asal Indonesia dipastikan gagal berangkat.

Kebijakan ini diambil Pemerintah Arab Saudi demi mencegah penyebaran strain virus covid-19 baru yang berasal dari Inggris.

Nasib Calon Haji Tahun 2021 Belum Pasti, Sedangkan Calon Jemaah Umrah Harus Lolos Persyaratan Ini

Arab Saudi Larang Penerbangan dari 20 Negara, Termasuk Indonesia per Rabu 3 Februari 2021

Saat ini Arab Saudi tercatat memiliki total kasus Covid-19 sebanyak 368.639.

Dari jumlah tersebut, dilaporkan 6.383 orang meninggal dunia.

Sementara itu per tanggal 3 Februari 2021 tercatat kasus aktif sebanyak 2.159.

Pada hari Selasa (2/2/2021) dilaporkan kasus aktif baru sebanyak 310.

Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Dilansir dari Al Arabiya News, kebijakan larangan masuk tersebut tidak berlaku pada warga Saudi yang akan kembali ke Saudi, Diplomat, Tenaga Kesehatan dan keluarganya.

Peraturan baru ini berlaku mulai hari Rabu 03 Feb 2021 jam 21.00 hingga waktu yang tidak ditentukan

Diharapkan dari kebijakan itu perkembangan Virus Covid-19 dapat dikontrol dengan mencegahnya virus masuk dari luar negara.

Sulteng Terapkan Semi PSBB, Apa Berbeda dengan Lockdown?

Akses Masuk Arab Saudi Ditutup, Jemaah Indonesia Tetap Pulang Sesuai Jadwal

Adapun negara negara yang tidak diperkenankan masuk adalah: Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Republik Indonesia, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugis, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Lebanon, Mesir, India, Jepang dan warga negara yang diperbolehkah tapi dalam 14 hari terakhir masuk ke 20 negara yang dilarang.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengimbau WNI menunda rencana perjalanan menuju Arab Saudi untuk sementara waktu.

Kemlu lewat perwakilannya di KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah juga telah menyediakan nomor hotline yang bisa dihubungi apabila WNI dalam keadaan darurat di laman resminya atau menekan tombol darurat di aplikasi Safe Travel.(*)

Editor: Muh Ruliansyah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved